BAHAYA MIRAS (MINUMAN KERAS)
Pada era yang semakin dewasa ini,banyak kita jumpai berita berita yang sangat membuat kita begitu miris mendengarnya. Banyak korban yang tewas atau keracunan gara gara mengoplos minum minuman keras, padahal banyak dari mereka yang sudah mengetahui bahayanya minum minuman keras,tetapi mereka seperti tidak menghiraukannya atau tidak begitu menghargai nyawa mereka sendiri. Dan mungkin kawan kawan apabila ada yang lupa,marilah kita mengingat bahaya miras
Inilah beberapa bahaya miras terhadap kesehatan tubuh kita :
1. Secara tidak langsung akan memperlambat daya ingat kita (pikun)
2. Sering minum minuman keras akan mempermudah penyakit struk pada tubuh kita
3. Akan mengakibatkan mandul atau bagian rahim karena racun dalam miras tersebut
4. Dapat menimbulkan penyakit kanker tenggorokan, di samping menyebabkan pendarahan pada tenggorokan juga akan mengakibatkan pembekakan pembuluh darah pada pangkal tenggorokan, liver, dan yang paling parah adalah kematian.
Gambar macam macam minuman keras.
.
Itulah beberapa bahaya miras,dan mungkin lebih banyak lagi bahaya bahaya yang mungkin tidak kita ketahui. Dan untuk itu marilah kita jauhi minuman keras yang akan merusak masa depan kita dan bangsa kita ini. Karena semua itu tidaklah bermanfaat, sayangilah kesehatan kalian dan nyawa kalian kawan, hidup itu hanya satu kali, dan manfaatkan lah untuk hal hal yang bisa membuat kita lebih baik dan berguna bagi keluarga, lingkungan, da masyarakat bangsa dan negara.
Sumber: http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2011/03/19/bahaya-minuman-keras/
Minggu, 15 Januari 2012
Tips Cara Merawat Rambut
Rambut merupakan mahkota bagi setiap orang, baik perempuan maupun laki laki rambut menjadi perhatian utama. Selain mempercantik diri rambut juga menjadi pusat perhatian seseorang. Dengan rambut sehat, bersih dan wangi maka kepercayaan diri kita bisa bertambah, Berikut Cara Merawat Rambut dan Menyuburkan Rambut Rontok bagi yang mengalami gangguan kerontokan rambut:
* Cara Merawat Rambut:
1. Perbanyak makan makanan yang bernutrisi. karena makanan yang bernutrisi dapat meregenerasi sel sel kulit, seperti halnya sel kulit rambut. Beberapa makanan itu adalah sayuran hijau (bayam dan brokoli), lentil, kacang merah, telur, sereal gandum whole grain, tiram, skim milk dan yogurt juga pada wortel.
2. Perbanyak minum air mineral, karena air menjadi kebutuhan utama tubuh agar tubuh tidak jadi lemas dan teras kering.
3. Rajin Olahraga, olahraga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga apabila rambut anda bisa menjadi lebih kuat.
4. Rajin rajinlah keramas, dan sesuaikan shampoo dengan kondisi rambut anda.
5. Bagi yang cukup uang rawatlah rambut anda di salon salon kecantikan.
* Cara Menyuburkan Rambut Rontok:
Pilih Lidah buaya yg besar & tebal dagingnya, kupas bgian yg bergigi & kupas kulit di salah satu sisinya (kulitnya jgn di kupas semua, nnt jd susah dipegangnya)
gosok2 lidah buaya ke dasar kulit kepala, ulangi keseluruh kepala sampe merata.
pijat2 sebentar, trs tutup kepala dgn handuk, diamkan sekitar 15-30 menit. Nanti pertama2 memang agak terasa gatal, diamkan saja nanti jg hilang sendiri kok, mungkin efek lidah buayanya lg bekerja. Kemudian bilas sampai bersih, lakukan rutin minimal 2X seminggu. supaya makin cepat kelihatan manfaatnya, selesai keramas jgn lupa pake tonic rambut rontok atau vitamin rambut.
Cara Merawat Rambut dan Cara Menyuburkan Rambut Rontok ini kami dapatkan dari beberapa media online. Jika rambut anda makin lama tidak membaik alangkah baiknya anda ke dokter agar masalah rambut anda bisa teratasi dengan cepat.
Sumber: http://global-dongeng.blogspot.com/2011/06/cara-merawat-rambut-menyuburkan-rambut.html
* Cara Merawat Rambut:
1. Perbanyak makan makanan yang bernutrisi. karena makanan yang bernutrisi dapat meregenerasi sel sel kulit, seperti halnya sel kulit rambut. Beberapa makanan itu adalah sayuran hijau (bayam dan brokoli), lentil, kacang merah, telur, sereal gandum whole grain, tiram, skim milk dan yogurt juga pada wortel.
2. Perbanyak minum air mineral, karena air menjadi kebutuhan utama tubuh agar tubuh tidak jadi lemas dan teras kering.
3. Rajin Olahraga, olahraga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga apabila rambut anda bisa menjadi lebih kuat.
4. Rajin rajinlah keramas, dan sesuaikan shampoo dengan kondisi rambut anda.
5. Bagi yang cukup uang rawatlah rambut anda di salon salon kecantikan.
* Cara Menyuburkan Rambut Rontok:
Pilih Lidah buaya yg besar & tebal dagingnya, kupas bgian yg bergigi & kupas kulit di salah satu sisinya (kulitnya jgn di kupas semua, nnt jd susah dipegangnya)
gosok2 lidah buaya ke dasar kulit kepala, ulangi keseluruh kepala sampe merata.
pijat2 sebentar, trs tutup kepala dgn handuk, diamkan sekitar 15-30 menit. Nanti pertama2 memang agak terasa gatal, diamkan saja nanti jg hilang sendiri kok, mungkin efek lidah buayanya lg bekerja. Kemudian bilas sampai bersih, lakukan rutin minimal 2X seminggu. supaya makin cepat kelihatan manfaatnya, selesai keramas jgn lupa pake tonic rambut rontok atau vitamin rambut.
Cara Merawat Rambut dan Cara Menyuburkan Rambut Rontok ini kami dapatkan dari beberapa media online. Jika rambut anda makin lama tidak membaik alangkah baiknya anda ke dokter agar masalah rambut anda bisa teratasi dengan cepat.
Sumber: http://global-dongeng.blogspot.com/2011/06/cara-merawat-rambut-menyuburkan-rambut.html
Mengenal DBD
Apakah DBD itu?
Demam berdarah dengue, istilah kedokterannya Dengue Hemorrhagik Fever (DHF) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue tipe 1-4, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina (dominan) dan beberapa spesies Aedes lainnya. Di Indonesia sendiri, keempat tipe virus Dengue dapat ditemukan, dan yang dihubungkan dengan gejala DHF yang parah adalah tipe 3. Kekebalan (imunitas) terhadap satu jenis virus tidak berlaku untuk infeksi jenis virus lainnya, bahkan dapat menimbulkan reaksi yang kurang menguntungkan bagi tubuh. Jumlah kasus DHF utamanya meningkat pada musim hujan dimana sumber air bersih bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes tersedia dimana-mana, jika tidak dilakukan program pembersihan lingkungan yang baik.
Apa Saja Tanda-Tandanya ?
Saudariku yang dirahmati Allah, gejala yang tampak akibat infeksi virus dengue biasanya muncul setelah masa inkubasi (masa dimana virus berkembang hingga menimbulkan gejala) 3-8 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh. Jika sistem pertahanan tubuh dapat mengatasi virus, maka gejala yang tampak bisa ringan atau bahkan tidak didapatkan. Namun jika tidak, dapat timbul beberapa kondisi sebagai berikut:
Demam tinggi mendadak, >38° C, 2-7 hari
Demam tidak dapat teratasi maksimal dengan penurun panas biasa
Mual, muntah, nafsu makan minum berkurang
Nyeri sendi, nyeri otot (pegal-pegal)
Nyeri kepala, pusing
Nyeri atau rasa panas di belakang bola mata
Wajah kemerahan
Nyeri perut
Konstipasi (sulit buang air besar) atau diare
Jika seluruh atau beberapa gejala diatas ditemukan pada seseorang, maka secara medis orang itu didiagnosis menderita Demam Dengue (Dengue Fever).
Adapun tanda-tanda seseorang menderita Demam Berdarah Dengue (DHF) adalah jika didapatkan:
Demam tinggi mendadak >38°C selama 2-7 hari
Adanya manifestasi perdarahan spontan, seperti bintik-bintik merah di kulit yang tidak hilang jika ditekan (utamanya di daerah siku, pergelangan tangan dan kaki), mimisan, perdarahan gusi, perdarahan yang sulit dihentikan jika disuntik atau terluka
Pembesaran organ hepar (hati) dan limpa
syok
Kriteria berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium darah:
Adanya trombositopenia, yaitu jumlah trombosit < 150.000/mm³ (normalnya 150-450 ribu/mm³)
Hemokonsentrasi, yaitu pengentalan darah akibat perembesan plasma (komponen darah cair non seluler), ditandai dengan nilai Hematokrit (Hct) yang meningkat 20% dari nilai normalnya.
Jika terdapat minimal 2 tanda klinis dan 2 laboratoris, maka orang yang mengalaminya didiagnosis menderita DHF. Berdasarkan tanda-tanda diatas pula, DHF dibagi atas beberapa derajat, yaitu:
DHF derajat I: Tanda-tanda infeksi virus, dengan menifestasi perdarahan yang tampak hanya dengan Uji Torniquet positif.
DHF derajat II: Tanda infeksi virus dengan manifestasi perdarahan spontan (mimisan, bintik-bintik merah)
DHF derajat III: Disebut juga fase pre syok, dengan tanda DHF grade II namun penderita mulai mengalami tanda syok; kesadaran menurun, tangan dan kaki dingin, nadi teraba cepat dan lemah, tekanan nadi masih terukur.
DHF derajat IV: Atau fase syok (disebut juga dengue syok syndrome/DSS), penderita syok dalam dengan kesadaran sangat menurun hingga koma, tangan dan kaki dingin dan pucat, nadi sangat lemah sampai tidak teraba, tekanan nadi tidak dapat terukur.
Apakah Semua Penderita DHF Perlu Dirawat ?
Jawabannya: Tidak, ya Saudariku fillah. Rata-rata penderita atau keluarga penderita mulai menyadari sakitnya pada DHF grade I-II, dan keduanya tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, kecuali jika penderita sangat sulit minum dan makan, yang biasanya terjadi pada anak kecil. Yang memerlukan perawatan dan pemantauan intensif hanya DHF grade III-IV, karena fatalitas yang mungkin terjadi. Jadi janganlah kita tergesa-gesa memaksakan perawatan di Rumah Sakit, apalagi jika demamnya baru berlangsung selama 2-3 hari dan kondisi penderita masih cukup baik, masih mau makan dan minum. Selain karena sifat penyakit ini yang sebenarnya dapat sendiri dengan perbaikan kondisi penderita, kita juga dapat menghindari pengeluaran biaya yang tidak perlu dan kontaminasi kuman yang mungkin terjadi di rumah sakit.
Apa yang Bisa Dilakukan di Rumah ?
Pengobatan DHF sesungguhnya bersifat suportif dan simtomatik, artinya tidak memerlukan obat untuk kausanya (seperti antivirus). Yang paling ditekankan adalah nutrisi dan hidrasi alias makan dan minum yang cukup. Lebih ditekankan untuk minum yang banyak, untuk mengatasi efek kebocoran plasma darah dan meningkatkan jumlah trombosit. Setidaknya, memenuhi kebutuhan cairan harian per harinya, yang dapat dihitung dengan rumus:
Dewasa: 50 cc/kg BB/hari
Anak: Untuk 10 kg BB pertama: 100cc/kg BB/ hari
- Untuk 10 kg BB kedua: 50 cc/kg BB/ hari
- Untuk 10 kg BB ketiga dan seterusnya: 20 cc/kg BB/hari
Contoh: Anak fulan 8 tahun dengan BB 23 kg, berarti kebutuhan cairan perharinya adalah ((100×10) + (50×10) + (20×3))= 1560 cc
Pengobatan lain yang dapat diberikan adalah kompres hangat dan penurun panas jika demam, vitamin penambah nafsu makan, antimuntah jika dibutuhkan. Perlu diingat juga bahwa penggunaan antibiotik tidak diperlukan pada kasus DHF murni (tanpa adanya infeksi bakterial). Jika ada diantara ukhti yang membawa pasien DHF berobat, dan kemudian mendapatkan resep antibiotik, bertanyalah pada dokter atau yang meresepkan tersebut apa kepentingannya, agar tidak terjadi pemborosan uang dan obat, dan membebani tubuh penderita.
Kapan Harus Waspada ?
Beberapa kasus DHF dapat berlanjut menjadi serius yang diakibatkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti keganasan virus dan pertahanan tubuh yang lemah. Tanda-tanda yang menunjukkan penderita perlu mendapat pemeriksaan medis antara lain:
Muntah darah segar (merah) atau muntah hitam
Buang air besar berwarna hitam
Sesak nafas yang makin lama makin sesak meski demam telah teratasi
Nyeri perut yang makin nyata, diiringi dengan pembesaran lingkar perut
Kesadaran menurun tanpa syok, nyeri kepala atau pusing hingga muntah nyemprot, pandangan makin lama makin kabur
Tanda-Tanda Syok
Tanda-tanda tersebut menggambarkan perembesan plasma yang tidak teratasi dan efek perdarahan dalam rongga tubuh (misalnya saluran cerna, otak) akibat trombosit yang terus turun. Penderita yang mengalami tanda diatas sebaiknya segera diperiksakan ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Lalu… Kapan Sembuhnya ?
DHF umumnya akan mengalami penyembuhan sendiri setelah 7-8 hari, jika tidak ada infeksi sekunder dan dasar pertahanan tubuh penderitanya memang baik. Tanda penyembuhan antara lain meliputi demam yang turun perlahan, nafsu makan dan minum yang membaik, lemas yang berkurang dan tubuh terasa segar kembali.
Nah saudariku, semoga informasi singkat diatas dapat menambah pengetahuan kita akan DB/DHF ini. Yang terpenting hendaknya kita selalu ingat bahwa Allah Ta’ala menciptakan segala sesuatu pastilah ada hikmahnya. Contoh kecil adalah penyakit ini, dimana virus yang ukurannya dalam skala nanometer, dapat menyebabkan sakit serius pada mahluk yang jauh lebih besar darinya, menunjukkan betapa lemahnya kita manusia di hadapan Sang Pencipta alam semesta.
sumber : http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/mengenal-dan-mewaspadai-penyakit-demam-berdarah.html
Demam berdarah dengue, istilah kedokterannya Dengue Hemorrhagik Fever (DHF) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue tipe 1-4, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina (dominan) dan beberapa spesies Aedes lainnya. Di Indonesia sendiri, keempat tipe virus Dengue dapat ditemukan, dan yang dihubungkan dengan gejala DHF yang parah adalah tipe 3. Kekebalan (imunitas) terhadap satu jenis virus tidak berlaku untuk infeksi jenis virus lainnya, bahkan dapat menimbulkan reaksi yang kurang menguntungkan bagi tubuh. Jumlah kasus DHF utamanya meningkat pada musim hujan dimana sumber air bersih bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes tersedia dimana-mana, jika tidak dilakukan program pembersihan lingkungan yang baik.
Apa Saja Tanda-Tandanya ?
Saudariku yang dirahmati Allah, gejala yang tampak akibat infeksi virus dengue biasanya muncul setelah masa inkubasi (masa dimana virus berkembang hingga menimbulkan gejala) 3-8 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh. Jika sistem pertahanan tubuh dapat mengatasi virus, maka gejala yang tampak bisa ringan atau bahkan tidak didapatkan. Namun jika tidak, dapat timbul beberapa kondisi sebagai berikut:
Demam tinggi mendadak, >38° C, 2-7 hari
Demam tidak dapat teratasi maksimal dengan penurun panas biasa
Mual, muntah, nafsu makan minum berkurang
Nyeri sendi, nyeri otot (pegal-pegal)
Nyeri kepala, pusing
Nyeri atau rasa panas di belakang bola mata
Wajah kemerahan
Nyeri perut
Konstipasi (sulit buang air besar) atau diare
Jika seluruh atau beberapa gejala diatas ditemukan pada seseorang, maka secara medis orang itu didiagnosis menderita Demam Dengue (Dengue Fever).
Adapun tanda-tanda seseorang menderita Demam Berdarah Dengue (DHF) adalah jika didapatkan:
Demam tinggi mendadak >38°C selama 2-7 hari
Adanya manifestasi perdarahan spontan, seperti bintik-bintik merah di kulit yang tidak hilang jika ditekan (utamanya di daerah siku, pergelangan tangan dan kaki), mimisan, perdarahan gusi, perdarahan yang sulit dihentikan jika disuntik atau terluka
Pembesaran organ hepar (hati) dan limpa
syok
Kriteria berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium darah:
Adanya trombositopenia, yaitu jumlah trombosit < 150.000/mm³ (normalnya 150-450 ribu/mm³)
Hemokonsentrasi, yaitu pengentalan darah akibat perembesan plasma (komponen darah cair non seluler), ditandai dengan nilai Hematokrit (Hct) yang meningkat 20% dari nilai normalnya.
Jika terdapat minimal 2 tanda klinis dan 2 laboratoris, maka orang yang mengalaminya didiagnosis menderita DHF. Berdasarkan tanda-tanda diatas pula, DHF dibagi atas beberapa derajat, yaitu:
DHF derajat I: Tanda-tanda infeksi virus, dengan menifestasi perdarahan yang tampak hanya dengan Uji Torniquet positif.
DHF derajat II: Tanda infeksi virus dengan manifestasi perdarahan spontan (mimisan, bintik-bintik merah)
DHF derajat III: Disebut juga fase pre syok, dengan tanda DHF grade II namun penderita mulai mengalami tanda syok; kesadaran menurun, tangan dan kaki dingin, nadi teraba cepat dan lemah, tekanan nadi masih terukur.
DHF derajat IV: Atau fase syok (disebut juga dengue syok syndrome/DSS), penderita syok dalam dengan kesadaran sangat menurun hingga koma, tangan dan kaki dingin dan pucat, nadi sangat lemah sampai tidak teraba, tekanan nadi tidak dapat terukur.
Apakah Semua Penderita DHF Perlu Dirawat ?
Jawabannya: Tidak, ya Saudariku fillah. Rata-rata penderita atau keluarga penderita mulai menyadari sakitnya pada DHF grade I-II, dan keduanya tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, kecuali jika penderita sangat sulit minum dan makan, yang biasanya terjadi pada anak kecil. Yang memerlukan perawatan dan pemantauan intensif hanya DHF grade III-IV, karena fatalitas yang mungkin terjadi. Jadi janganlah kita tergesa-gesa memaksakan perawatan di Rumah Sakit, apalagi jika demamnya baru berlangsung selama 2-3 hari dan kondisi penderita masih cukup baik, masih mau makan dan minum. Selain karena sifat penyakit ini yang sebenarnya dapat sendiri dengan perbaikan kondisi penderita, kita juga dapat menghindari pengeluaran biaya yang tidak perlu dan kontaminasi kuman yang mungkin terjadi di rumah sakit.
Apa yang Bisa Dilakukan di Rumah ?
Pengobatan DHF sesungguhnya bersifat suportif dan simtomatik, artinya tidak memerlukan obat untuk kausanya (seperti antivirus). Yang paling ditekankan adalah nutrisi dan hidrasi alias makan dan minum yang cukup. Lebih ditekankan untuk minum yang banyak, untuk mengatasi efek kebocoran plasma darah dan meningkatkan jumlah trombosit. Setidaknya, memenuhi kebutuhan cairan harian per harinya, yang dapat dihitung dengan rumus:
Dewasa: 50 cc/kg BB/hari
Anak: Untuk 10 kg BB pertama: 100cc/kg BB/ hari
- Untuk 10 kg BB kedua: 50 cc/kg BB/ hari
- Untuk 10 kg BB ketiga dan seterusnya: 20 cc/kg BB/hari
Contoh: Anak fulan 8 tahun dengan BB 23 kg, berarti kebutuhan cairan perharinya adalah ((100×10) + (50×10) + (20×3))= 1560 cc
Pengobatan lain yang dapat diberikan adalah kompres hangat dan penurun panas jika demam, vitamin penambah nafsu makan, antimuntah jika dibutuhkan. Perlu diingat juga bahwa penggunaan antibiotik tidak diperlukan pada kasus DHF murni (tanpa adanya infeksi bakterial). Jika ada diantara ukhti yang membawa pasien DHF berobat, dan kemudian mendapatkan resep antibiotik, bertanyalah pada dokter atau yang meresepkan tersebut apa kepentingannya, agar tidak terjadi pemborosan uang dan obat, dan membebani tubuh penderita.
Kapan Harus Waspada ?
Beberapa kasus DHF dapat berlanjut menjadi serius yang diakibatkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti keganasan virus dan pertahanan tubuh yang lemah. Tanda-tanda yang menunjukkan penderita perlu mendapat pemeriksaan medis antara lain:
Muntah darah segar (merah) atau muntah hitam
Buang air besar berwarna hitam
Sesak nafas yang makin lama makin sesak meski demam telah teratasi
Nyeri perut yang makin nyata, diiringi dengan pembesaran lingkar perut
Kesadaran menurun tanpa syok, nyeri kepala atau pusing hingga muntah nyemprot, pandangan makin lama makin kabur
Tanda-Tanda Syok
Tanda-tanda tersebut menggambarkan perembesan plasma yang tidak teratasi dan efek perdarahan dalam rongga tubuh (misalnya saluran cerna, otak) akibat trombosit yang terus turun. Penderita yang mengalami tanda diatas sebaiknya segera diperiksakan ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Lalu… Kapan Sembuhnya ?
DHF umumnya akan mengalami penyembuhan sendiri setelah 7-8 hari, jika tidak ada infeksi sekunder dan dasar pertahanan tubuh penderitanya memang baik. Tanda penyembuhan antara lain meliputi demam yang turun perlahan, nafsu makan dan minum yang membaik, lemas yang berkurang dan tubuh terasa segar kembali.
Nah saudariku, semoga informasi singkat diatas dapat menambah pengetahuan kita akan DB/DHF ini. Yang terpenting hendaknya kita selalu ingat bahwa Allah Ta’ala menciptakan segala sesuatu pastilah ada hikmahnya. Contoh kecil adalah penyakit ini, dimana virus yang ukurannya dalam skala nanometer, dapat menyebabkan sakit serius pada mahluk yang jauh lebih besar darinya, menunjukkan betapa lemahnya kita manusia di hadapan Sang Pencipta alam semesta.
sumber : http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/mengenal-dan-mewaspadai-penyakit-demam-berdarah.html
Bahaya Mie Instan
Makanan yang paling mudah dan cepat saji serta rasanya pun banyak di gemari muali dari kalangan muda sampai tua. Namun dibalik semua kelebihan mie instan ternyata banyak sekali masalah yang bisa ditimbulkan khususnya bagi kesehatan, untuk itu saya sengaja membuat postingan tentang bahaya mie instan bagi kesehatan agar kita semua bisa terhindar dari bahaya tersebut.
Mi instan adalah mi yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu – bumbu yang sudah ada dalam paketnya.
Mi instan diciptakan oleh Momofuku Ando pada 1958, yang kemudian mendirikan perusahaan Nissin dan memproduksi produk mi instan pertama di dunia Chicken Ramen (ramen adalah sejenis mi Jepang) rasa ayam. Peristiwa penting lainnya terjadi pada 1971 ketika Nissin memperkenalkan mi dalam gelas bermerek Cup Noodle. Kemasan mi adalah wadah styrofoam tahan air yang bisa digunakan untuk memasak mi tersebut. Inovasi berikutnya termasuk menambahkan sayuran kering ke gelas, melengkapi hidangan mi tersebut. Menurut sebuah survei Jepang pada tahun 2000, mi instan adalah ciptaan terbaik Jepang abad ke-20. Hingga 2002, setidaknya ada 55 juta porsi mi instan dikonsumsi setiap tahunnya di seluruh dunia.
Saat ini, Indonesia adalah produsen mi instan yang terbesar di dunia. Dalam hal pemasaran, pada tahun 2005 Tiongkok menduduki tempat teratas, dengan 44,3 milyar bungkus, disusul dengan Indonesia dengan 12,4 milyar bungkus dan Jepang dengan 5,4 milyar bungkus. Namun Korea Selatan mengonsumsi mi instan terbanyak per kapita, dengan rata-rata 69 bungkus per tahun, diikuti oleh Indonesia dengan 55 bungkus, dan Jepang dengan 42 bungkus.
Mi instan sifatnya praktis dan cepat memasaknya membuat makanan satu ini banyak disukai orang, terutama orang yang tidak memiliki banyak waktu. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diketahui semua orang, bahwa kandungan gizi pada mi instan tidak lengkap, perlu tambahan bahan makanan lain agar nilai gizinya lebih baik. Selain itu mi instan lebih baik direbus sebanyak dua kali, terutama untuk mi instan berkuah.
Mi instan sudah merupakan salah satu makanan terfavorit warga Indonesia. Bisa dipastikan hampir setiap orang telah mencicipi mi instan atau mempunyai persediaan mi instan di rumah. Bahkan tak jarang orang membawa mi instan saat ke luar negeri sebagai persediaan “makanan lokal” jika makanan di luar negeri tidak sesuai selera. Ini karena rasa mie instan yang gurih sekali karena memakai berbagai bumbu yang tak jarang berbahaya bagi kesehatan seperti MSG, pengawet buatan, perasa buatan sehingga rasanya jadi seperti rasa ayam, sapi, bakso, dan sebagainya.
Beberapa kasus akibat kegilaan seseorang dengan mie instan :
1. diberitakan di majaah NOVA beberapa tahun yang lalu , “Usus Dipotong akibat Kebanyakan Mi Instan”
MAKSUD hati membantu suami menambah penghasilan, apa daya anak jadi korban. Akibat kerap meninggalkan buah hatinya, Hilal Aljajira (6), Erna Sutika (32) kini harus menelan pil pahit. Usus Hilal bocor dan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hilal hanya menyantap mi instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya. Berikut cerita Erna.
Saat usia Hilal menginjak 2 tahun, aku memutuskan bekerja, membantu keuangan keluarga mengingat penghasilan suamiku, Saripudin (39), kurang mencukupi kebutuhan keluarga.
Aku bekerja di perusahaan pembuat bulu mata palsu, tak jauh dari rumah kami di Garut. Setiap berangkat kerja, Hilal kutitipkan kepada ibuku. Di situ, ibuku kerap memberinya mi instan. Bukan salah ibuku, sih, karena sebelumnya, aku juga suka memberinya makanan itu jika sedang tidak masak.
Ternyata, Hilal jadi “tergila-gila” makanan itu. Ia akan mengamuk dan mogok makan jika tak diberi mi instan. Ya, daripada cucunya kelaparan, ibuku akhirnya hanya mengalah dan menuruti kemauan Hilal. Lagi pula, kalau tidak diberi, Hilal pasti akan membeli sendiri mi instan di warung dekat rumah dengan uang jajan yang kuberikan. Praktis, sehari dua kali ia makan mi instan.
2. Ada orang yang sekarang usianya sekitar 48 tahunan tapi sudah 4 tahun terakhir ini kemana-mana membawa alat sebagai pengganti anusnya, karena usus bawah sampai dengan anus telah dipotong sebab sudah tidak bisa dipakai lagi pasalnya waktu mahasiswa dengan alasan ekonomi mengkonsumsi mie instant secara berlebihan sehingga bagian usus yang dipotong tersebut adalah tempat mengendapnya bahan pengawet yang selalu ada di setiap mie instant mungkin sejenis borax pengawet untuk mayat (data menunjukan bahwa import borax dan sejenisnya sangat besar ke Indonesia) dan walhasil menimbulkan pembusukan ditempat tersebut, semoga semua pihak berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan seperti bakso, sosis, mie dll
3. Ada orang yang pernah terkena kanker getah bening (8 kelenjar getah bening kena), dan berobat selama hampir 1 tahun di Singapore menghabiskan lebih dari 1 Milyar pada tahun 1996 sampai 1997 (untung ditanggung kantor), akibat dia mengkonsumsi indomie plus korned selama 4 tahun terus menerus setiap hari(dengan alasan karena istrinya sibuk kerja). Menurut dokter yg mengobati nya, penyebab utamanya adalah pengawet yg ada di indomie dan korned tsb.
Bahan-bahan lain yang harus diwaspadai yang terkandung dalam mie instan adalah :
1). Bumbu dan pelengkap
Bumbu yang digunakan antara lain adalah MSG atau vetsin. Titik kritisnya adalah pada media mikrobial, yaitu media yang digunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi memfermentasi bahan baku vetsin. Sedangkan bahan pelengkap mie instan adalah bahan-bahan penggurih yaitu HVP dan yeast extract. HVP atau hidrolized vegetable protein merupakan jenis protein yang dihidrolisasi dengan asam klorida ataupun dengan enzim. Sumber enzim inilah yang harus kita pertanyakan apakah berasal dari hewan, tumbuhan atau mikroorganisme. Kalau hewan tentu harus jelas hewan apa dan bagaimana penyembelihannya. Sedangkan yeast extract yang menjadi titik kritis adalah asam amino yang berasal dari hewan.
2). Bahan penambah rasa
Bahan penambah rasa atau flavor selalu digunakan dalam pembuatan mie instan. Bahan inilah yang akan memberi rasa mie, apakah ayam bawang, ayam panggang, kari ayam, soto ayam, baso, barbequ, dan sebagainya. Titik kritis flavor terletak pada sumber flavor. Kalau sumber flavor dari hewan, tentu harus jelas jenis dan cara penyembelihannya. Begitupun flavor yang berasal dari rambut atau bagian lain dari tubuh manusia, statusnya adalah haram.
3). Minyak sayur
Minyak sayur menjadi bermasalah bila sumbernya berasal dari hewan atau dicampur dengan lemak hewan.
4). Solid Ingredient
Solid ingredient adalah bahan-bahan pelengkap yang dapat berupa sosis, suwiran ayam, bawang goreng, cabe kering, dan sebagainya. Titik kritisnya tentu pada sumber hewani yang digunakan.
5). Kecap dan sambal
Kecap dan sambal pun harus kita cermati lho. Kecap dapat menggunakan flavor, MSG, kaldu tulang untuk menambah kelezatannya.
Dalam hal ini yang harus anda perhatikan dan dicamkan ialah “Peringatan bagi kita semua bahwa Mie Instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya karena MSG yang terkandung didalamnya bila dimasak diatas suhu 120°C akan berpotensi menjadi Karsinogen Pembawa Kanker. Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus Mie Instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok”
Seperti itulah ulasannya, sekarang bagaimana anda untuk bisa menjalaninya. Tentunya kesehatan lebih penting untuk anda. Adapun minuman kesehatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar kesehatan anda tetap terjaga yaitu dengan XAMthone plus jus kulit manggis, banyak sekali khasiatnya diantranya sebagai obat kelenjar getah bening, obat asam urat, obat herbal kolesterol, obat penyakit diabetes.
sumber : http://penyakit.biz/bahaya-mie-instan-bagi-kesehatan
Mi instan adalah mi yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu – bumbu yang sudah ada dalam paketnya.
Mi instan diciptakan oleh Momofuku Ando pada 1958, yang kemudian mendirikan perusahaan Nissin dan memproduksi produk mi instan pertama di dunia Chicken Ramen (ramen adalah sejenis mi Jepang) rasa ayam. Peristiwa penting lainnya terjadi pada 1971 ketika Nissin memperkenalkan mi dalam gelas bermerek Cup Noodle. Kemasan mi adalah wadah styrofoam tahan air yang bisa digunakan untuk memasak mi tersebut. Inovasi berikutnya termasuk menambahkan sayuran kering ke gelas, melengkapi hidangan mi tersebut. Menurut sebuah survei Jepang pada tahun 2000, mi instan adalah ciptaan terbaik Jepang abad ke-20. Hingga 2002, setidaknya ada 55 juta porsi mi instan dikonsumsi setiap tahunnya di seluruh dunia.
Saat ini, Indonesia adalah produsen mi instan yang terbesar di dunia. Dalam hal pemasaran, pada tahun 2005 Tiongkok menduduki tempat teratas, dengan 44,3 milyar bungkus, disusul dengan Indonesia dengan 12,4 milyar bungkus dan Jepang dengan 5,4 milyar bungkus. Namun Korea Selatan mengonsumsi mi instan terbanyak per kapita, dengan rata-rata 69 bungkus per tahun, diikuti oleh Indonesia dengan 55 bungkus, dan Jepang dengan 42 bungkus.
Mi instan sifatnya praktis dan cepat memasaknya membuat makanan satu ini banyak disukai orang, terutama orang yang tidak memiliki banyak waktu. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diketahui semua orang, bahwa kandungan gizi pada mi instan tidak lengkap, perlu tambahan bahan makanan lain agar nilai gizinya lebih baik. Selain itu mi instan lebih baik direbus sebanyak dua kali, terutama untuk mi instan berkuah.
Mi instan sudah merupakan salah satu makanan terfavorit warga Indonesia. Bisa dipastikan hampir setiap orang telah mencicipi mi instan atau mempunyai persediaan mi instan di rumah. Bahkan tak jarang orang membawa mi instan saat ke luar negeri sebagai persediaan “makanan lokal” jika makanan di luar negeri tidak sesuai selera. Ini karena rasa mie instan yang gurih sekali karena memakai berbagai bumbu yang tak jarang berbahaya bagi kesehatan seperti MSG, pengawet buatan, perasa buatan sehingga rasanya jadi seperti rasa ayam, sapi, bakso, dan sebagainya.
Beberapa kasus akibat kegilaan seseorang dengan mie instan :
1. diberitakan di majaah NOVA beberapa tahun yang lalu , “Usus Dipotong akibat Kebanyakan Mi Instan”
MAKSUD hati membantu suami menambah penghasilan, apa daya anak jadi korban. Akibat kerap meninggalkan buah hatinya, Hilal Aljajira (6), Erna Sutika (32) kini harus menelan pil pahit. Usus Hilal bocor dan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hilal hanya menyantap mi instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya. Berikut cerita Erna.
Saat usia Hilal menginjak 2 tahun, aku memutuskan bekerja, membantu keuangan keluarga mengingat penghasilan suamiku, Saripudin (39), kurang mencukupi kebutuhan keluarga.
Aku bekerja di perusahaan pembuat bulu mata palsu, tak jauh dari rumah kami di Garut. Setiap berangkat kerja, Hilal kutitipkan kepada ibuku. Di situ, ibuku kerap memberinya mi instan. Bukan salah ibuku, sih, karena sebelumnya, aku juga suka memberinya makanan itu jika sedang tidak masak.
Ternyata, Hilal jadi “tergila-gila” makanan itu. Ia akan mengamuk dan mogok makan jika tak diberi mi instan. Ya, daripada cucunya kelaparan, ibuku akhirnya hanya mengalah dan menuruti kemauan Hilal. Lagi pula, kalau tidak diberi, Hilal pasti akan membeli sendiri mi instan di warung dekat rumah dengan uang jajan yang kuberikan. Praktis, sehari dua kali ia makan mi instan.
2. Ada orang yang sekarang usianya sekitar 48 tahunan tapi sudah 4 tahun terakhir ini kemana-mana membawa alat sebagai pengganti anusnya, karena usus bawah sampai dengan anus telah dipotong sebab sudah tidak bisa dipakai lagi pasalnya waktu mahasiswa dengan alasan ekonomi mengkonsumsi mie instant secara berlebihan sehingga bagian usus yang dipotong tersebut adalah tempat mengendapnya bahan pengawet yang selalu ada di setiap mie instant mungkin sejenis borax pengawet untuk mayat (data menunjukan bahwa import borax dan sejenisnya sangat besar ke Indonesia) dan walhasil menimbulkan pembusukan ditempat tersebut, semoga semua pihak berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan seperti bakso, sosis, mie dll
3. Ada orang yang pernah terkena kanker getah bening (8 kelenjar getah bening kena), dan berobat selama hampir 1 tahun di Singapore menghabiskan lebih dari 1 Milyar pada tahun 1996 sampai 1997 (untung ditanggung kantor), akibat dia mengkonsumsi indomie plus korned selama 4 tahun terus menerus setiap hari(dengan alasan karena istrinya sibuk kerja). Menurut dokter yg mengobati nya, penyebab utamanya adalah pengawet yg ada di indomie dan korned tsb.
Bahan-bahan lain yang harus diwaspadai yang terkandung dalam mie instan adalah :
1). Bumbu dan pelengkap
Bumbu yang digunakan antara lain adalah MSG atau vetsin. Titik kritisnya adalah pada media mikrobial, yaitu media yang digunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi memfermentasi bahan baku vetsin. Sedangkan bahan pelengkap mie instan adalah bahan-bahan penggurih yaitu HVP dan yeast extract. HVP atau hidrolized vegetable protein merupakan jenis protein yang dihidrolisasi dengan asam klorida ataupun dengan enzim. Sumber enzim inilah yang harus kita pertanyakan apakah berasal dari hewan, tumbuhan atau mikroorganisme. Kalau hewan tentu harus jelas hewan apa dan bagaimana penyembelihannya. Sedangkan yeast extract yang menjadi titik kritis adalah asam amino yang berasal dari hewan.
2). Bahan penambah rasa
Bahan penambah rasa atau flavor selalu digunakan dalam pembuatan mie instan. Bahan inilah yang akan memberi rasa mie, apakah ayam bawang, ayam panggang, kari ayam, soto ayam, baso, barbequ, dan sebagainya. Titik kritis flavor terletak pada sumber flavor. Kalau sumber flavor dari hewan, tentu harus jelas jenis dan cara penyembelihannya. Begitupun flavor yang berasal dari rambut atau bagian lain dari tubuh manusia, statusnya adalah haram.
3). Minyak sayur
Minyak sayur menjadi bermasalah bila sumbernya berasal dari hewan atau dicampur dengan lemak hewan.
4). Solid Ingredient
Solid ingredient adalah bahan-bahan pelengkap yang dapat berupa sosis, suwiran ayam, bawang goreng, cabe kering, dan sebagainya. Titik kritisnya tentu pada sumber hewani yang digunakan.
5). Kecap dan sambal
Kecap dan sambal pun harus kita cermati lho. Kecap dapat menggunakan flavor, MSG, kaldu tulang untuk menambah kelezatannya.
Dalam hal ini yang harus anda perhatikan dan dicamkan ialah “Peringatan bagi kita semua bahwa Mie Instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya karena MSG yang terkandung didalamnya bila dimasak diatas suhu 120°C akan berpotensi menjadi Karsinogen Pembawa Kanker. Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus Mie Instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok”
Seperti itulah ulasannya, sekarang bagaimana anda untuk bisa menjalaninya. Tentunya kesehatan lebih penting untuk anda. Adapun minuman kesehatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar kesehatan anda tetap terjaga yaitu dengan XAMthone plus jus kulit manggis, banyak sekali khasiatnya diantranya sebagai obat kelenjar getah bening, obat asam urat, obat herbal kolesterol, obat penyakit diabetes.
sumber : http://penyakit.biz/bahaya-mie-instan-bagi-kesehatan
9 Tips Membersihkan Jerawat
Dalam artikel ini, saya akan memberikan beberapa cara menghilangkan jerawat yang mudah untuk anda ikuti. Saya menyadari bahwa wajah adalah pesona setiap insan, baik itu pria atau wanita. Hal yang pertama kali diperhatikan jika kita bertemu seseorang adalah wajah. oleh karena itu kita wajib menjaga kebersihan wajah kita. Jika di wajah kita muncul yang namanya jerawat, pasti akan mengganggu sekali terhadap penampilan kita…khususnya bagi wanita yang selalu peduli akan kecantikan.
Jerawat akan lebih menyiksa lagi karena sering muncul pada masa pubertas yang katanya sebagian besar orang adalah masa yang paling indah, masa2 pacaran. bagaimana kita bisa punya pacar jika wajah kita merupakan sarang jerawat? Pasti sulit sekali bukan? Berikut ini tips yang akan membuat jerawat anda hilang dan tidak akan mengganggu penampilan anda lagi :
1. Mencuci wajah 2 kali sehari
Tips menghilangkan jerawat yang pertama adalah dengan cara mencuci wajah 2 kali sehari. Mencuci wajah 2 kali sehari akan membantu menghilangkan minyak di permukaan kulit kita. Jika kita jarang membersihkannya, maka bakteri penyebab jerawat akan hidup subur di wajah kita. Namun ingat..jangan mencuci wajah apalagi menggosok wajah secara berlebihan karena malah akan meningkatkan produksi minyak sobaceous yang dapat menyebabkan masalah kulit pada wajah. Cucilah wajah 2 kali sehari dengan menggunakan sabun yang lembut.
2. Sesuaikan kosmetik dengan jenis kulit anda
Jika kulit anda berminyak maka gunakanlah kosmetik untuk kulit berminyak, jika kosmetik yang anda gunakan tidak sesuai dengan jenis kulit anda..jerawat akan segera mendatangi kulit wajah anda. Jadi berhati-hatilah dalam memilih kosmetik.
3. sebisa mungkin hindari kosmetik yang berminyak.
secara alami wajah kita akan menmproduksi minyak, bahkan kulit kering sekalipun. Jadi sebisa mungkin hindarilah hindarilah menggunakan kosmetik yang berlebihan karena minyak dan debu akan menjadi media bakteri penyebab jerawat untuk bermukim di wajah kita.
4. Keringkan wajah kita dengan handuk yang bersih setelah cuci muka atau mandi, karena bakteri juga menyukai tempat yang lembab dan hangat.
5. Minum air putih
Hampir 70% kulit kita terdiri dari air, dengan minum air minimal 2 liter sehari, maka kulit kita akan selalu fit dan sehat.
6. gunakan pelembab kulit
Menggunakan pelembab akan membantu menyehatkan kulit kita, terutama dari kulit kering dan pecah2. Namun pelembab disini bukan berarti pelembab yang berminyak..sekarang sudah banyak produk kosmetik yang berbahan dasar air.
7. selalu pastikan kulit anda bersih sebelum tidur.
Selalu cuci muka anda sebelum tidur agar kulit beregenerasi dengan baik.
8. Sering-seringlah makan sayur dan buah.
sayur2an mengandung banyak vitamin yang menyehatkan kulit kita. Perbanyaklah makan sayur atau buah, terutama yang mengandung vitamin E. Dengan kulit yang sehat, maka jerawat akan sukar untuk tumbuh dan berkembang.
9. Tidur yang cukup dan teratur.
Kulit juga sama seperti kita, butuh istirahat. Jadi biasakanlah untuk tidur yang cukup dan teratur. Karena saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun2 yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan kebali segar.
9 cara menghilangkan jerawat diatas merupakan tips menghilangkan jerawat yang sangat mudah untuk diikuti. Jika anda melakukannya dengan teratur dan disiplin, bukan tidak mungkin jerawat di wajah anda akan berangsur-angsur hilang..dan wajah anda menjadi mulus lagi serta bebas jerawat. Semoga tips menghilangkan jerawat ini bermanfaat bagi anda.
sumber: http://www.pusatgratis.com/info/9-tips-menghilangkan-jerawat.html
Jerawat akan lebih menyiksa lagi karena sering muncul pada masa pubertas yang katanya sebagian besar orang adalah masa yang paling indah, masa2 pacaran. bagaimana kita bisa punya pacar jika wajah kita merupakan sarang jerawat? Pasti sulit sekali bukan? Berikut ini tips yang akan membuat jerawat anda hilang dan tidak akan mengganggu penampilan anda lagi :
1. Mencuci wajah 2 kali sehari
Tips menghilangkan jerawat yang pertama adalah dengan cara mencuci wajah 2 kali sehari. Mencuci wajah 2 kali sehari akan membantu menghilangkan minyak di permukaan kulit kita. Jika kita jarang membersihkannya, maka bakteri penyebab jerawat akan hidup subur di wajah kita. Namun ingat..jangan mencuci wajah apalagi menggosok wajah secara berlebihan karena malah akan meningkatkan produksi minyak sobaceous yang dapat menyebabkan masalah kulit pada wajah. Cucilah wajah 2 kali sehari dengan menggunakan sabun yang lembut.
2. Sesuaikan kosmetik dengan jenis kulit anda
Jika kulit anda berminyak maka gunakanlah kosmetik untuk kulit berminyak, jika kosmetik yang anda gunakan tidak sesuai dengan jenis kulit anda..jerawat akan segera mendatangi kulit wajah anda. Jadi berhati-hatilah dalam memilih kosmetik.
3. sebisa mungkin hindari kosmetik yang berminyak.
secara alami wajah kita akan menmproduksi minyak, bahkan kulit kering sekalipun. Jadi sebisa mungkin hindarilah hindarilah menggunakan kosmetik yang berlebihan karena minyak dan debu akan menjadi media bakteri penyebab jerawat untuk bermukim di wajah kita.
4. Keringkan wajah kita dengan handuk yang bersih setelah cuci muka atau mandi, karena bakteri juga menyukai tempat yang lembab dan hangat.
5. Minum air putih
Hampir 70% kulit kita terdiri dari air, dengan minum air minimal 2 liter sehari, maka kulit kita akan selalu fit dan sehat.
6. gunakan pelembab kulit
Menggunakan pelembab akan membantu menyehatkan kulit kita, terutama dari kulit kering dan pecah2. Namun pelembab disini bukan berarti pelembab yang berminyak..sekarang sudah banyak produk kosmetik yang berbahan dasar air.
7. selalu pastikan kulit anda bersih sebelum tidur.
Selalu cuci muka anda sebelum tidur agar kulit beregenerasi dengan baik.
8. Sering-seringlah makan sayur dan buah.
sayur2an mengandung banyak vitamin yang menyehatkan kulit kita. Perbanyaklah makan sayur atau buah, terutama yang mengandung vitamin E. Dengan kulit yang sehat, maka jerawat akan sukar untuk tumbuh dan berkembang.
9. Tidur yang cukup dan teratur.
Kulit juga sama seperti kita, butuh istirahat. Jadi biasakanlah untuk tidur yang cukup dan teratur. Karena saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun2 yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan kebali segar.
9 cara menghilangkan jerawat diatas merupakan tips menghilangkan jerawat yang sangat mudah untuk diikuti. Jika anda melakukannya dengan teratur dan disiplin, bukan tidak mungkin jerawat di wajah anda akan berangsur-angsur hilang..dan wajah anda menjadi mulus lagi serta bebas jerawat. Semoga tips menghilangkan jerawat ini bermanfaat bagi anda.
sumber: http://www.pusatgratis.com/info/9-tips-menghilangkan-jerawat.html
Tips Membersihkan Layar Laptop
ardware penting dalam laptop salah satunya adalah LCD monitor. Perawatan yang tepat adalah kunci agar LCD monitor laptop kita awet dan tahan lama. Karena jika terjadi kerusakan bukan hanya harga yang harus kita bayar mahal untuk perbaikannya tetapi juga tugas-tugas kita akan terbengkelai karenanya.
Sebagai user laptop yang baik sudah semestinya kita menguasai cara perawatan monitor laptop yang baik. Untuk itulah tips-komputer.com akan berbagi cara perawatan monitor laptop yang baik dan benar.
Yuk kita simak :-)
1. Simpanlah laptop dalam tas agar monitor terhindar dari debu saat tidak digunakan.
2. Hindari menyentuh layar laptop dengan tangan apalagi dengan benda-benda yang keras.
3. Dilarang menyemprot cairan pembersih secara lansung ke layar laptop, gunakanlah kain halus untuk memediator antara cairan dan layar laptop.
4. Jangan letakkan benda-benda berat diatas laptop, apabila di tas jangan sampai tertekan keras oleh buku dan benda lain.
5. Pelan-pelan saja saat menutup laptop jangan menekan apalagi membanting
6. Gunakan pembersih standar dan baca petunjuk penggunaannya.
7. Jangan gunakan pembersih yang mengandung amoniak dan alkohol, bertanyalah kepada penjual kandungannya.
Demikianlah Tips Trik Komputer tentang Tips Mudah Cara Merawat Monitor Laptop yang Baik dan Benar semoga membantu Anda. Terimakasih atas kunjungan Anda, semoga menjadikan belajar komputer online kita bermanfaat
sumber: http://tips-komputer.com/tips-mudah-cara-merawat-monitor-laptop-yang-baik-dan-benar.html
Sebagai user laptop yang baik sudah semestinya kita menguasai cara perawatan monitor laptop yang baik. Untuk itulah tips-komputer.com akan berbagi cara perawatan monitor laptop yang baik dan benar.
Yuk kita simak :-)
1. Simpanlah laptop dalam tas agar monitor terhindar dari debu saat tidak digunakan.
2. Hindari menyentuh layar laptop dengan tangan apalagi dengan benda-benda yang keras.
3. Dilarang menyemprot cairan pembersih secara lansung ke layar laptop, gunakanlah kain halus untuk memediator antara cairan dan layar laptop.
4. Jangan letakkan benda-benda berat diatas laptop, apabila di tas jangan sampai tertekan keras oleh buku dan benda lain.
5. Pelan-pelan saja saat menutup laptop jangan menekan apalagi membanting
6. Gunakan pembersih standar dan baca petunjuk penggunaannya.
7. Jangan gunakan pembersih yang mengandung amoniak dan alkohol, bertanyalah kepada penjual kandungannya.
Demikianlah Tips Trik Komputer tentang Tips Mudah Cara Merawat Monitor Laptop yang Baik dan Benar semoga membantu Anda. Terimakasih atas kunjungan Anda, semoga menjadikan belajar komputer online kita bermanfaat
sumber: http://tips-komputer.com/tips-mudah-cara-merawat-monitor-laptop-yang-baik-dan-benar.html
Resep Brownies Cokelat Panggang
Resep Brownies Cokelat Panggang
Bahan :
120 gr tepung terigu
200 gr margarin
3 btr telur, kocok hingga mengembang
200 gr dark cooking chocolate, potong-potong
150 gr gula pasir
60 gr potongan kacang almond/kenari
1/2 sdt garam
Cara Membuat :
Panaskan margarin hingga meleleh. Masukkan potongan cokelat, gula pasir dan garam, aduk hingga cokelat meleleh dan gula larut. Angkat,sisihkan.
Tuang tepung terigu sedikit demi sedikit dan kocokan telur kedalam adonan coklat,sambil diaduk2 sampai tercampur rata.Tambahkan potongan kacang almond/kenari. Aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti, ratakan. Taburi atasnya dengan irisan kacang almond.
Panggang di dalam oven bertemperatur 170 derajat celcius selama 45 menit atau hingga kue matang.Untuk mengecek kue sudah matang atau belum tusukan lidi kedalam kue bila adonan kue tidak lengket dilidi berarti kue sudah matang,Angkat.Tunggu sampai kue dingin baru keluarkan dari loyang.Potong-potong dan sajikan.
Sumber : http://kreasimasakan.blogspot.com/2011/04/resep-brownies-coklat-panggang.html
Bahan :
120 gr tepung terigu
200 gr margarin
3 btr telur, kocok hingga mengembang
200 gr dark cooking chocolate, potong-potong
150 gr gula pasir
60 gr potongan kacang almond/kenari
1/2 sdt garam
Cara Membuat :
Panaskan margarin hingga meleleh. Masukkan potongan cokelat, gula pasir dan garam, aduk hingga cokelat meleleh dan gula larut. Angkat,sisihkan.
Tuang tepung terigu sedikit demi sedikit dan kocokan telur kedalam adonan coklat,sambil diaduk2 sampai tercampur rata.Tambahkan potongan kacang almond/kenari. Aduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti, ratakan. Taburi atasnya dengan irisan kacang almond.
Panggang di dalam oven bertemperatur 170 derajat celcius selama 45 menit atau hingga kue matang.Untuk mengecek kue sudah matang atau belum tusukan lidi kedalam kue bila adonan kue tidak lengket dilidi berarti kue sudah matang,Angkat.Tunggu sampai kue dingin baru keluarkan dari loyang.Potong-potong dan sajikan.
Sumber : http://kreasimasakan.blogspot.com/2011/04/resep-brownies-coklat-panggang.html
Sejarah Pempek
Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama pempek atau empek-empek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.
Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si apek kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek … apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai pempek atau empek-empek.
Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.
Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah.
sumber :http://tiraikasih.tripod.com/Sejarah_Pempek.htm
Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si apek kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek … apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai pempek atau empek-empek.
Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.
Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah.
sumber :http://tiraikasih.tripod.com/Sejarah_Pempek.htm
Kamis, 01 Desember 2011
PEMBUATAN TAMBAHAN LAHAN PARKIR SEPEDA MOTOR
PROPOSAL
PEMBUATAN TAMBAHAN LAHAN PARKIR SEPEDA MOTOR DI UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H KELAPA DUA DEPOK
DiajukanOleh :
ERWIN PADEKA SIMANJUNTAK
15109766
JURUSAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2011
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Pada dasarnya sebuah universitas harus mempunyai sarana dan prasarana yang harus memadai, contohnya harus tersedianya ruang kelas, ruang dosen, ruang praktikum, toilet, masjid, taman, serta kantin , tetapi saya melihat bahwa tempat parkir motor di Universitas Gunadarma Depok terutama di kampus E sudah overload akibatnya rumput yang tadinya tidak noleh di injak sekarang malah menjadi tempat parkir motor, pada waktu pertama saya masuk Universitas Gunadarma pada tahun 2009 tempat parkir tidak sepadat ini, mungkin apa ini disebabkan oleh membludaknya mahasiswa baru yang tidak berimbang dengan mahasiswa yang lulus atau keluar.
1.2 Batasan Masalah
Dalam batasan masalah kali ini saya sebagai peneliti akan memfokuskan pada tingkat kesulitan mahasiswa yang membawa motor untuk mencari lahan parkir di Universitas Gunadarma kampus E.
1.3 Rumusan Masalah Penelitian
Bagaimana mahasiswa yang membawa sepeda motor mendapatkan kenyamanan dan kemudahan ketika mencari parkir di sekitar kampus H Universitas Gunadarma ? dan apakah hal-hal penunjang yang harus tersedia di kampus itu ?
1.4 Tujuan Penelitian
Dalam membuat penelitian ini tentu saja saya mempunyai tujuan dan tujuan itu adalah untuk memberitahukan kepada pihak kampus untuk membuat fasilitas baru di kampus Universitas Gunadarma kampus E yaitu berupa tempat parkir tambahan untuk sepeda motor dan mobil.
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini agar pihak kampus segera membangun tempat parkir tambahan agar mahasiswa tidak kesulitan untuk memarkirkan sepeda motornya supaya mahasiswa tidak kembali disuruh memparkirkan sepeda motornya di kampus G Gunadarma, karena jika tempat parkir sudah penuh terkadang petugas satpam disitu menyuruh mahasiswa untuk parkir di kampus gundarma yang lainnya, secara langsung itu menyita waktu mahasiswa untuk belajar dikelas.
BAB II
LANDASAN TEORI
Penggunaan mobil pribadi sebagai moda transportasi utama dari dan menuju kampus berdampak pada peningkatan kebutuhan lahan parkir dan kepadatan lalulintas pada beberapa ruas jalan disekitar kampus. Masalah tersebut tidak dapat diatasi hanya dengan melakukan penambahan luas lahan parkir dan pelebaran jalan, solusi tersebut menjadi tidak efektif untuk jangka panjang selama tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap penggunaan mobil pribadi masih sangat dominan.
Tingginya tingkat ketergantungan terhadap mobil pribadi sebenarnya merupakan
kecenderungan yang sudah berlangsung selama abad terakhir, yaitu terjadinya siklus
berulang peningkatan perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi, pengurangan
pilihan moda alternatif, kebijakan tata-guna lahan dan pembangunan prasarana yang
semakin berorientasi kepada pengguna mobil pribadi semakin mendorong tingginya
tingkat ketergantungan terhadap mobil pribadi pada sebagian besar komunitas di seluruh
dunia. Gambar 1 memperlihatkan ilustrasi dari siklus tersebut (OTE, 2005).
Untuk mengatasi tingginya ketergantungan terhadap penggunaan mobil pribadi perlu dilakukan pendekatan alternatif selain sekedar menambah supply, yaitu dengan
mengatur demand, salah satu caranya adalah melalui upaya mendorong peralihan moda
dari Single Occupancy Vehicle (SOV) menjadi High Occupancy Vehicle (HOV) yang
merupakan salah satu bagian dari program Transportation Demand Management
(TDM).
Pimpinan pada beberapa perguruan tinggi di luar negeri menemukan bahwa program University TDM atau Campus Transport Management (CTM) sangatlah populer bagi kalangan mahasiswa dan karyawan yang memperoleh manfaat berupa penghematan biaya dan alternatif moda transportasi selain bermobil sendirian setiap hari. Mahasiswa mempunyai kesempatan berpengalaman dengan berbagai macam moda transportasi yang akan mempengaruhi perilaku mereka dalam memilih moda transportasi di masa mendatang. (Toor, s.a.).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak penerapan fasilitas antar-jemput bagi mahasiswa untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi di
Universitas Kristen Petra (UKP).
Sumber : http://www.academia.edu/AddAffiliation
BAB III
METODE PENELITIAN
Tempat yang saya pilih untuk penelitian adalah Universitas Gunadarma Kampus H Kelapa dua Depok, pada waktu sekitar 1 bulan
Minggu I : Persiapan apa saja yang ingin diteliti.
Minggu II : Pengumpulan dan analisis data
Minggu III : Membuat Programnya
Minggu IV : Menyusun Laporan
PEMBUATAN TAMBAHAN LAHAN PARKIR SEPEDA MOTOR DI UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS H KELAPA DUA DEPOK
DiajukanOleh :
ERWIN PADEKA SIMANJUNTAK
15109766
JURUSAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2011
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Pada dasarnya sebuah universitas harus mempunyai sarana dan prasarana yang harus memadai, contohnya harus tersedianya ruang kelas, ruang dosen, ruang praktikum, toilet, masjid, taman, serta kantin , tetapi saya melihat bahwa tempat parkir motor di Universitas Gunadarma Depok terutama di kampus E sudah overload akibatnya rumput yang tadinya tidak noleh di injak sekarang malah menjadi tempat parkir motor, pada waktu pertama saya masuk Universitas Gunadarma pada tahun 2009 tempat parkir tidak sepadat ini, mungkin apa ini disebabkan oleh membludaknya mahasiswa baru yang tidak berimbang dengan mahasiswa yang lulus atau keluar.
1.2 Batasan Masalah
Dalam batasan masalah kali ini saya sebagai peneliti akan memfokuskan pada tingkat kesulitan mahasiswa yang membawa motor untuk mencari lahan parkir di Universitas Gunadarma kampus E.
1.3 Rumusan Masalah Penelitian
Bagaimana mahasiswa yang membawa sepeda motor mendapatkan kenyamanan dan kemudahan ketika mencari parkir di sekitar kampus H Universitas Gunadarma ? dan apakah hal-hal penunjang yang harus tersedia di kampus itu ?
1.4 Tujuan Penelitian
Dalam membuat penelitian ini tentu saja saya mempunyai tujuan dan tujuan itu adalah untuk memberitahukan kepada pihak kampus untuk membuat fasilitas baru di kampus Universitas Gunadarma kampus E yaitu berupa tempat parkir tambahan untuk sepeda motor dan mobil.
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini agar pihak kampus segera membangun tempat parkir tambahan agar mahasiswa tidak kesulitan untuk memarkirkan sepeda motornya supaya mahasiswa tidak kembali disuruh memparkirkan sepeda motornya di kampus G Gunadarma, karena jika tempat parkir sudah penuh terkadang petugas satpam disitu menyuruh mahasiswa untuk parkir di kampus gundarma yang lainnya, secara langsung itu menyita waktu mahasiswa untuk belajar dikelas.
BAB II
LANDASAN TEORI
Penggunaan mobil pribadi sebagai moda transportasi utama dari dan menuju kampus berdampak pada peningkatan kebutuhan lahan parkir dan kepadatan lalulintas pada beberapa ruas jalan disekitar kampus. Masalah tersebut tidak dapat diatasi hanya dengan melakukan penambahan luas lahan parkir dan pelebaran jalan, solusi tersebut menjadi tidak efektif untuk jangka panjang selama tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap penggunaan mobil pribadi masih sangat dominan.
Tingginya tingkat ketergantungan terhadap mobil pribadi sebenarnya merupakan
kecenderungan yang sudah berlangsung selama abad terakhir, yaitu terjadinya siklus
berulang peningkatan perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi, pengurangan
pilihan moda alternatif, kebijakan tata-guna lahan dan pembangunan prasarana yang
semakin berorientasi kepada pengguna mobil pribadi semakin mendorong tingginya
tingkat ketergantungan terhadap mobil pribadi pada sebagian besar komunitas di seluruh
dunia. Gambar 1 memperlihatkan ilustrasi dari siklus tersebut (OTE, 2005).
Untuk mengatasi tingginya ketergantungan terhadap penggunaan mobil pribadi perlu dilakukan pendekatan alternatif selain sekedar menambah supply, yaitu dengan
mengatur demand, salah satu caranya adalah melalui upaya mendorong peralihan moda
dari Single Occupancy Vehicle (SOV) menjadi High Occupancy Vehicle (HOV) yang
merupakan salah satu bagian dari program Transportation Demand Management
(TDM).
Pimpinan pada beberapa perguruan tinggi di luar negeri menemukan bahwa program University TDM atau Campus Transport Management (CTM) sangatlah populer bagi kalangan mahasiswa dan karyawan yang memperoleh manfaat berupa penghematan biaya dan alternatif moda transportasi selain bermobil sendirian setiap hari. Mahasiswa mempunyai kesempatan berpengalaman dengan berbagai macam moda transportasi yang akan mempengaruhi perilaku mereka dalam memilih moda transportasi di masa mendatang. (Toor, s.a.).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak penerapan fasilitas antar-jemput bagi mahasiswa untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi di
Universitas Kristen Petra (UKP).
Sumber : http://www.academia.edu/AddAffiliation
BAB III
METODE PENELITIAN
Tempat yang saya pilih untuk penelitian adalah Universitas Gunadarma Kampus H Kelapa dua Depok, pada waktu sekitar 1 bulan
Minggu I : Persiapan apa saja yang ingin diteliti.
Minggu II : Pengumpulan dan analisis data
Minggu III : Membuat Programnya
Minggu IV : Menyusun Laporan
Selasa, 29 November 2011
Proposal
I. Latar Belakang
Untuk merealisasikan visi misi Universitas Indonesia sebagai universitas kelas dunia, peranan UI dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak saja berasal dari kontribusi pengelola Universitas, lulusannya yang bermutu, akan tetapi juga dari hasil penelitiannya di Lingkungan UI yang relevan terhadap pengembangan keilmuan dan kebutuhan pembangunan. Hasil-hasil penelitian baik berupa paten, artikel ilmiah, teknologi tepat guna, atau buku ajar perlu disebarluaskan kepada para dosen atau peneliti lain maupun masyarakat pengguna, termasuk industri yang langsung dapat memanfaatkannya.
Salah satu sistem komunikasi ilmiah yang perlu ditingkatkan adalah berkala ilmiah sebagai media komunikasi ilmiah (publikasi) baik skala nasional, regional, dan internasional yang dapat menerima artikel ilmiah bermutu yang berasal tidak hanya dari lingkungan UI, tetapi dari luar UI. Media jurnal ilmiah tersebut yaitu Jurnal Makara yang terdiri dari empat seri yaitu, seri Sains, Teknologi, Sosial-Humaniora, dan Kesehatan.
Untuk menjaga kualitas jurnal ilmiah diperlukan suatu evaluasi atau penilaian dari badan pemberi akreditasi, yang dalam hal ini dilakukan oleh DIKTI. Jurnal Makara seri Kesehatan mendapatkan akreditasi B hingga bulan Juni 2007, dan untuk seri Teknologi, seri Sains dan seri Sosial-Humaniora juga mendapatkan akreditasi B hingga bulan November 2007. Pada akhir bulan Agustus 2007, para Pengelola Jurnal Makara kembali mengajukan akreditasi untuk penilaian berkala ilmiah tahap II. Hasil penilaian yang diperoleh sesuai SK Dirjen Dikti Depdiknas RI No.167/DIKTI/Kep/2007 untuk seri Sains mendapatkan akreditasi B, untuk seri Teknologi dan Kesehatan tidak terakreditasi, sedangkan seri Sosial-Humaniora sedang dalam proses penilaian.
Berpijak pada kegagalan akreditasi kedua jurnal ilmiah diatas, melalui instrumentasi penilaian berkala ilmiah yang disusun bersama oleh LIPI, Ikatan Penyunting Indonesia, Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, serta DP2M Ditjen Dikti (SK Dirjen Dikti No. 11/DIKTI/Kep/2006, tentang Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah), ternyata bukan hal yang mudah untuk mendapatkan akreditasi. Oleh karena itu Pengelola Jurnal perlu meningkatkan pengetahuan pengelolaan jurnal sesuai standar penilaian nasional yang meliputi 3 dimensi yang saling terkait, yaitu dimensi fisik/penampilan, dimensi manajemen, dan dimensi substansi. Sementara untuk Jurnal berkala ilmiah yang telah terakreditasi diperlukan pemeliharaaan dan peningkatan kualitas ketiga dimensi diatas.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan penataran dan lokakarya menajemen/pengelolaan berkala ilmiah secara sistematis.
II. Tujuan Penataran dan Lokakarya
Tujuan utama penlok ini adalah meningkatkan kemampuan pengelola berkala ilmiah termasuk mekanisme serta segi-segi penting dalam meningkatkan mutu berkala dan proses akreditasi.
Adapun tujuan khusus kegiatan penlok ini adalah agar para peserta penataran dan lokakarya dapat :
1.Meningkatkan pemahaman tentang kebijakan, dasar falsafah, prinsip-prinsip dan prosedur publikasi berkala ilmiah;
2.Meningkatkan motivasi untuk dapat ikut serta meningkatkan publikasi hasil-hasil penelitian/pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk berkala ilmiah;
3.Membangun dan memperkokoh jaringan komunikasi ilmiah antar dewan redaksi Jurnal Makara.
III. Metode Penataran dan Lokakarya
Di dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan berkala ilmiah, peserta diberi pengetahuan teoritis dan praktis tentang seluk beluk pengelolaan berkala ilmiah. Demikian pula akan diadakan diskusi untuk membahas berbagai kesulitan dalam pengelolaan Jurnal Makara. Oleh karena itu, para peserta diharapkan dapat melakukan evaluasi diri atas berkala yang dikelola dan untuk selanjutnya dapat dipakai sebagai alat untuk membuat perencanaan perbaikan mutu penerbitannya. Lebih terperinci, metode penlok adalah seperti berikut:
1.Ceramah. Metode ini digunakan untuk memberikan pemahaman yang lengkap kepada para peserta tentang suatu topik. Dalam ceramah diuraikan kerangka materi secara lengkap, jelas, mudah dipahami, dan aplikatif. Metode ceramah dalam penlok ini diusahakan untuk menghindari pembahasan teoritis yang berlarut-larut dan lebih menekankan pada contoh-contoh kasus beserta pemecahannya. Waktu penyajian materi 45 menit, dilanjutkan dengan tanya jawab.
2.Diskusi. Diskusi berlangsung pada sesi khusus (sesi IV), untuk mendiskusikan berbagai hambatan dalam pengelolaan Jurnal makara. Diskusi dipilih untuk lebih memberikan kesempatan kepada para peserta: membahas, mempertanyakan, menggarisbawahi, memberikan masukan, dan memperdalam materi yang diceramahkan.
IV. Deskripsi Pokok Bahasan
Materi atau pokok bahasan penataran dan lokakarya dipilih melalui pertimbangan kebermaknaan dengan tujuan kegiatan. Selanjutnya materi tersebut akan diberikan oleh pemateri yang dipilih di antara tenaga ahli/pakar yang sudah berpengalaman dari DIKTI. Adapun rincian materi adalah sebagai berikut:
1.Kebijakan Pengembangan Berkala Ilmiah Nasional. Kasubdit Publikasi dan Sistem Informasi DP2M-Dikti akan menyampaikan kebijakan yang telah dan akan diberlakukan sehubungan dengan upaya peningkatan mutu hasil penelitian dan diseminasinya serta akreditasi berkala ilmiah.
2.Format. Paparan meliputi penjelasan perbedaan makna antara format dan gaya dalam kaitan dengan penampilan, keberkalaan, keajekan, penomoran terbitan, dan penomoran halaman.
3.Teknik Penyuntingan. Dalam topik ini akan disampaikan butir-butir penting yang perlu dicermati dalam menilai suatu naskah yang akan dimuat, mulai dari penyuntingan judul artikel sampai daftar pustaka.
4.Organisasi Penerbitan. Pokok bahasan yang disampaikan terdiri atas beberapa kiat: (a) menampung naskah dari penulis, menghimpun artikel dalam jumlah yang cukup dan berkesinambungan, (b) melaksanakan kode etik penyuntingan, mengelola naskah (c) memperoleh dana dari iklan, (d) memperluas pemasaran di kalangan perguruan tinggi, lembaga litbang, baik pemerintah, industri, swasta, serta himpunan profesi, (e) memelihara hubungan baik dengan pelanggan melalui peningkatan teknik komunikasi, (f) meningkatkan jumlah tiras dan sirkulasi, (g) meluaskan distribusi berkala dari segi geografis, dan (h) menata organisasi dan personalia sesuai dengan kebutuhan penerbitan berkala ilmiah.
5.Pengendalian Mutu Berkala Ilmiah (Akreditasi). Meskipun Instrumen Evaluasi untuk Akreditasi Berkala Ilmiah telah dijadikan panduan oleh pengelola berkala dalam pengajuannya untuk memperoleh akreditasi, banyak butir penting yang belum dipahami. Mata acara ini dimaksudkan agar ada kesamaan persepsi mengenai setiap butir dalam instrumen evaluasi antara pengelola berkala dan evaluator, terutama instrumen yang baru.
Pelajaran Terpetik dari Kegagalan Mengakreditasi. Materi yang dikemukakan ialah hal-hal yang terabaikan oleh pengelola berkala ketika mengajukan akreditasi, mulai dari persyaratan administrasi, menjaga mutu tampilan fisik berkala, sampai pada mutu artikel yang dimuat.
6.Diskusi dalam kelompok kecil: (a) berlatih menyunting naskah artikel, hambatan dalam manajemen pengelolaan berkala ilmiah, (b) simulasi untuk mengajukan akreditasi. Diskusi akan dikembangkan agar terbentuk persepsi yang sama antara pengelola dan penilai akreditasi dalam menerjemahkan butir-butir yang tercantum dalam Instrumen Evaluasi untuk Akreditasi Berkala Ilmiah, (c) berbagi pengalaman mengatasi hambatan dan pengelolaan berkala ilmiah, dan (d) menerima umpan balik dari fasilitator untuk meningkatkan mutu berkala.
V. Waktu dan Tempat
Penataran dan lokakarya diselenggarakan pada Hari Kamis tanggal 31 Juli 2008, bertempat di Gedung Serbaguna Lt.3 Gedung Perpustakaan Pusat, Kampus Universitas Indonesia – Depok.
VI. Fasilitator dan Peserta
1.Pembicara/Fasilitator terdiri atas anggota Tim Penelaah/Evaluator Akreditasi Berkala Ilmiah Dikti.
2.Peserta Penataran dan lokakarya aktif/penuh adalah pengelola berkala (dewan redaksi) yang terlibat dalam penerbitan Jurnal Makara.
3.Peserta Penataran adalah pengelola berkala ilmiah (1 orang perwakilan dewan redaksi) dari masing-masing pengelola jurnal berkala ilmiah yang berada di lingkungan UI
4.Peserta yang diundang dalam Penlok berjumlah 38 dewan editor dari setiap seri Jurnal Makara ditambah perwakilan pengelola jurnal ilmiah di lingkungan UI sebanyak 30 orang.
Daftar Hadir Pembicara
No.
Nama
Istansi
No. Telp/HP
Email
1
Prof. Dr. Suminar S. Achmadi
Departemen Kimia IPB
0251 324794
ssachmadi@cbn.net.id
2
Prof. Dr. Wasmen Manalu
FKH IPB
08158848829
wasmenmanalu@yahoo.com
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Sains
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
Email
1
Dr. Jarnuzi Gunlazuardi
Dept. Kimia
FMIPA UI, Depok
021-7270027
jarnuzi@ui.edu
2
Dr. rer. nat. Anja Meryandini
Pusat Penelitian Sumber Daya Hayati dan Bioteknologi
IPB, Bogor
0811816576
ameryandini@yahoo.com
3
Prof. Dr. Djati Kerami
Dept. Matematika
FMIPA UI, Depok
0811178790
djatikr@ui.edu
4
Dr. rer. nat. Evvy Kartini
BATAN, Serpong
08121050401
kartini@batan.go.id
5
Dr. Drs. Terry Mart
Dept. Fisika
FMIPA UI, Depok
081319180361
tmart@fisika.ui.ac.id
6
Dra. Wellyzar Sjamsuridzal, M.Sc., Ph.D
Dept. Biologi
FMIPA UI, Depok
08881863355
sjwelly@hotmail.com
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Teknologi
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
Email
1
Dr. Ir. Ing. Misri Gozan, M.Tech
Dept. Teknik Gas dan Petrokimia
FT UI, Depok
2
Dr. Ir. Haryo Dwito Armono, M.Eng
Fakultas Teknologi Kelautan,
ITS, Surabaya
081330459203
armono@oe.its.ac.id
3
Dr. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng
Dept. Teknik Elektro
FT UI, Depok
08569009843
k.ramli@eng.ui.ac.id
4
Dr. Ir. Mukhtasor
Fakultas Teknologi Kelautan
ITS, Surabaya
081330424224
mukhtasor@oe.its.ac.id
5
Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng
Pusat Penelitian Fisika
LIPI, Serpong
081381913415
nurultaufiqur@yahoo.co.jp
nano_indonesia@yahoo.com
6
Prof. Dr. Ir. Ing. Raldi Artono Koestoer
Dept. Teknik Mesin
FT UI, Depok
08161992186
koestoer@eng.ui.ac.id
7
Dra. Titiresmi A, M.Si
Balai Teknologi Lingkungan
Serpong
021-7560919
08161313797
titiresmi@hotmail.com
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Sosial-Humaniora
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
Email
1
Dr. Ali Nina Liche Seniati, M.Si
Fakultas Psikologi, UI
0816741665
liche@ui.edu
2
Prof. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., Ph.D
FISIP, UI
0811181894
adrianus@ui.edu
3
Prof. Dr. Andreas Budihardjo
Prasetya Mulya Business School
08128592751
andreasbs@pmbs.ac.id
4
Prof. Dr. Fatimah Djajasudarma
Fakultas Sastra
Unpad, Bandung
0811225953
fatimahdj@yahoo.com
5
Prof. Dr. Yusti Probowati, Psikolog
Fakultas Psikologi
Universitas Surabaya
08165434186
yprobowati@yahoo.com
6
Avanti Fontana, Ph.D., CF, CPBC
FE UI
081310182099
avanti.fontana@ui.edu
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Kesehatan
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
Email
1
Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc., Ph.D
FKM UI
08129602420
asq69@yahoo.co.uk
2
Prof. dr. Ali Gufron, M.Sc., Ph.D
UGM
0811255702
ghufron_mukti@yahoo.com
3
Prof. Dr. J. Mukono, dr., MS., MPH
UNAIR, Surabaya
0811349910
mukono_j@yahoo.com
4
Dr. dr. Purwantyastuti, M.Sc., SpFK
Dept. Farmakologi
FK UI, Jakarta
0816713064
purwanty2703@yahoo.com
5
Prof. Dr. dr. Sudijanto Kamso, SKM
Dept. Biostatistik & Kependudukan
FKM UI, Depok
0816814438
6
Prof. dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D
FKM
Univ. Hassanudin, Makassar
0811441803
Daftar Hadir Pengelola Jurnal di Lingkungan UI
No.
Nama
Nama Jurnal
No. Telp/HP
Email
1
Anne Sudiar, SKM
Jurnal Kesehatan Masyarakat
08129007220
jurnalkm@ui.edu
2
Desy Kristine
Jurnal Hukum Internasional: Indonesian Journal of International Law
Lembaga Pengkajian Hukum Internasional FH UI, Depok
08567360155
lph1@ui.edu
3
Dr. Arry Yanuar
Majalah Ilmu Kefarmasian
081389469141
yanuar@farmasi.ui.ac.id
4
Ati Agustina Antares, SKM
The Indonesian Journal of Gastroentology, Hepatology and Digestive Endoscopy
081324308200
pbpegi@yahoo.com
5
Dahlia Sari, M.Si
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Departemen Akuntansi, FE UI, Depok
08128351673
dahlia-s@ui.edu
6
Dian Triastuty, S.Sos., MM
Jurnal Polisi
0816822006
jurnal_polisi@gmail.com
dian_jurnal@gmail.com
7
drg. Dwi Gayatri, MPH
Jurnal Kesehatan Masyarakat
08159129910
dwi.gayatri@ui.edu
8
Paramitaningrum, S.Sos
Jurnal Global
Dept. HI – FISIP UI
021-7873744
081586234132
paramitaningrum.sos@ui.edu
9
Nasrulloh Riyano, S.Sos
Jurnal Kajian Wilayah Eropa
Program Pasca Sarjana UI, Jakarta
021-91899513
n.riyano@gmail.com
10
Hayuni Rahmah, Skp., MNS
Jurnal Keperawatan Indonesia
FIK UI, Depok
087877569303
hayuni@ui.edu
11
Irwansyah, MA
Jurnal Thesis (FISIP)
081511911183
irw4n5@yahoo.com
12
dr. Isnaini A. Suryono, MS
The Medical Journal of Indonesia
0816790249
isnaini.azizah@ui.edu
13
Kemala Widya Paramita
Teropong : Media Hukum dan Keadilan, MaPPI FH UI, Depok
081380273332
lala.ibu.peri@gmail.com
14
Dr. Marcellus Simadibrata. K, Ph.D., SpPD-KGEH
The Indonesian Journal of Gastroentology, Hepatology and Digestive Endoscopy
0816920448
cgom@indosat.net.id
15
Ir. Nurhadi Wiyono, M.Si
Journal of Population
021-7872911
nhwiyono@ld.feui.org
16
Riani Widiarti, M.Si
Sains Indonesia
Div. Riset dan Pengabdian Masyarakat FMIPA UI, Depok
021-77211473
rianiwid@yahoo.co.id
17
Riri Maria, SKp
Jurnal Keperawatan Indonesia
FIK UI, Depok
021-98786148
riri76@ui.edu
kbmngga@yahoo.com
18
Riswan Efendi Tarigan, M.Kom
Jurnal Sistem Informasi
021-32454617
relarigan@cs.ui.ac.id
19
Dr. Rokhmatuloh, M.Eng
Jurnal Geografi
Dept. Geografi FMIPA UI
021-7270030
rokhmatuloh.ssi@ui.edu
20
Alin Halimatussadiah, SE., ME
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia
KANOPI (Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia)
021-7875415
alin_halimah@yahoo.com
21
Sudiariandini. S, SKM
Acta Medica Indonesia
Dept. Penyakit Dalam FK UI, Jakarta
021-31903775
ijim@inaactamedica.org
pipfkui@yahoo.com
22
Ir. Susy A. Nataliwati, M.Si
Manabu: Journal of Japanese Studies
PSJ UI, Depok
08159379883
susy_aina@yahoo.com
23
Nanharta
Jurnal Teknologi
Fakultas Teknik UI, Depok
085694400663
hrt_nan@yahoo.com
24
Dr. Lia Damayanti, M.Biomed., SpPA
Medical Journal of Indonesia
081311299227
eldamayanti@yahoo.com
25
Anik Budi Utami, S.Psi
Jurnal Gifted Review
085218363811
anik_azzahra@yahoo.co.id
VII. Agenda
Rabu, 30 Juli 2008
17.00 – 18.00 Pendaftaran Peserta dan Check-in di Pusat Studi Jepang (Khusus Peserta dari luar Daerah)
19.00- 19.30 Ramah Tamah dan Makan Malam
19.30 - Istirahat
Kamis, 31 Juli 2008
08.00 – 08.30 Registrasi
08.30 – 09.00 Pembukaan oleh Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat UI (Bachtiar Alam, Ph.D)
Presentasi :
SESI I
09.00 – 10.00 Kebijakan Pengembangan Berkala Ilmiah Nasional
Pembicara : Prof. Dr. Suminar S. Achmadi
Moderator : Dra. Fatma Lestari, M.Si.,Ph.D.
10.00 – 10.15 Rehat Kopi
SESI II
10.15 – 11.30 Pengelolaan Jurnal
(Sumber naskah, Format, Pengembangan Gaya Selingkung, Teknik Penyuntingan dan Organisasi Penerbitan)
Pembicara : Prof. Dr. Wasmen Manalu
Moderator : Dr. Budiarso, M.Eng.
11.30 – 12.30 Pengendalian Mutu dan Pelajaran Terpetik dari kegagalan Akreditasi
Pembicara : Prof. Dr. Suminar S. Achmadi
Moderator : Dr. Yoki Yulizar
13.30 – 14.00 Ishoma
Diskusi Kelompok dan Pleno
14.00 – 15.30 Diskusi “Jurnal Makara”
Pembicara : Semua Fasilitator
15.30 – 16.00 Rehat Kopi
16.00 – 16.30 Pleno : Rencana Tindak Lanjut Jurnal Makara untuk Akreditasi
Pembicara : Perwakilan seri Jurnal Makara
16.30 – 16.45 Penutupan
Jum’at, 01 Agustus 2008
07.00 Check Out (Khusus Peserta Luar Daerah)
VIII. Kepanitiaan
Penanggung Jawab : Bacthiar Alam, Ph.D
Panitia Pengarah : Dr. Ir. Budiarso, M.Eng
Dr. Jarnuzi Gunlazuardi
Dr. Ing. Misri Gozan, M.Tech.
Dr. Ali Nina Liche Seniati, M.Si.
Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc., Ph.D.
Panitia Pelaksana
Ketua : Dr. Yoki Yulizar
Wakil Ketua : Dra. Fatma Lestari, M.Si.,Ph.D.
Tirta N. Mursitama, Ph.D.
Kesekretariatan : AAA. Ratna Dewi, M.Si., Ak
Vera Andriyani, SKM
Wanti Wulandari, S.Si
Cucu Sukaesih
Amalia Kamilah, S.Si
Siti Muliyanti
Bendahara dan Konsumsi : Rr.Tutik Sri Hariyati, S.Kp., MARS
Almira Gitta
Melly Riana
Acara : Suharti, A.md
Dina Nur Wulandari, S.Kp
Lenny Maykel Muliawati, SKM
Krestika
Dwi Dharmaningsih, S.Kp
Dokumentasi dan Publikasi : Ahmad Nizhami, S.Si.
M. Prabu W
Maman Suherman
Perlengkapan : Mukhlis Sutami, S.Pd
Sudarmadji, M.Si
Yusuf
Uraian Tugas Kepanitiaan
● Penanggung Jawab
Bertanggung jawab terhadap keseluruhan kegiatan Penataran dan Lokakarya Jurnal Makara (Penlok Jurnal Makara).
● Panitia Pengarah
Memberikan pengarahan dan memantau berlangsungnya kegiatan penlok yang akan dilaksanakan.
● Ketua dan Wakil Ketua
1.Merencanakan dan menyusun kegiatan penlok yang akan dilaksanakan
2.Memberi pengarahan kepada anggota panitia lainnya tentang kegiatan penlok yang akan dilangsungkan
3.Memberi masukan materi untuk penlok yang akan dilaksanakan
4.Mengkoordinasi seluruh kegiatan penlok dengan seluruh tim kerja sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
● Penanggung Jawab Kesekretariatan/Registrasi/Undangan :
1.Mengkoordinasi dan mempersiapkan surat menyurat dan pengirimannya dari persiapan sampai selesai;
2.Mempersiapkan undangan ke pembicara untuk tiap sesi;
3.Mempersiapkan undangan ke peserta
4.Memastikan jumlah peserta dengan mengkonfirmasi kehadiran calon peserta dan membuat daftar peserta untuk disampaikan kepada bagian registrasi;
5.Menyiapkan daftar peserta dan memonitor kehadiran peserta;
6.Menyiapkan seminar kit pada hari pelaksanaan;
7.Menyiapkan name tag;
8.Menyiapkan segala bentuk informasi;
9.Mengkonfirmasi kepada moderator;
10.Menyiapkan daftar peserta;
11.Membuat notulensi rapat;
12.Membuat arsip kegiatan penlok
13.Membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan penlok
● Penanggung Jawab Bendahara/Konsumsi :
1.Menyiapkan anggaran dan permohonan pencairan dana ke pihak Dir. Keuangan UI;
2.Menangani masalah keuangan untuk peminjaman ruang Wisma Makara
3.Mengatur aliran dana/cashflow dana;
4.Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan;
5.Memastikan dan memonitor jumlah makanan yang dipesan baik untuk unit setiap rehat maupun makan siang;
6.Check kesiapan ruang untuk rehat dan makan siang.
● Penanggung Jawab Acara
1. Menyiapkan acara;
2.Menghubungi dan meminta konfirmasi pembicara;
3.Memonitor jalannya acara;
4.Mendampingi tamu undangan;
5.Menyiapkan MC.
● Penanggung Jawab Dokumentasi/Publikasi
1.Menyiapkan bahan publikasi penlok;
2.Mencari dan mengarahkan panitia bidang dokumentasi untuk mengabadikan momen-momen penting.
● Penanggung Jawab Perlengkapan/Akomodasi
1.Menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan dalam ruangan, seperti : LCD, Komputer/lap top, kabel gulung, sound sytem, pengaturan meja dalam ruang, timer, pointer, layar, menyiapkan meja registrasi dan perlengkapannya, dan mengatur dekorasi
2.Menyiapkan dan membuat disain materi publikasi (backdrop, spanduk)
3.Memasang Back-Drop dan Spanduk
4.Mengurus ijin pemasangan ke UPT PLK UI.
IX. Sumber Dana
Sumber dana kegiatan Penataran dan Lokakarya Jurnal Berkala Ilmiah berasal dari dana RKAT DRPM UI.
Lampiran
Lampiran 1
Sesi I
Teknik Penyuntingan Naskah Artikel
Lampiran 2
Sesi II
Memburu Naskah dan Manajemen Pengolahan Naskah
Lampiran 3
Sesi II
Pengembangan dan Pemapanan Gaya Selingkung
Berkala Ilmiah
Lampiran 4
Sesi II
Organisasi Penerbitan Jurnal lmiah
Lampiran 5
Sesi III
Pengendalian Mutu dan Pelajaran Terpetik
dari Kegagalan Akreditasi
Lampiran 6
Notulensi Penataran dan Lokakarya
Jurnal Berkala Ilmiah
Lampiran 7
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Sains
Lampiran 8
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Teknologi
Lampiran 9
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Sosial-Humaniora
Lampiran 10
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Kesehatan
Lampiran 11
Notulensi Rapat Pleno Jurnal Makara
Lampiran 12
Daftar Dewan Editor Jurnal Makara
Lampiran 13
Daftar Pengelola Jurnal di Lingkungan UI
Untuk merealisasikan visi misi Universitas Indonesia sebagai universitas kelas dunia, peranan UI dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak saja berasal dari kontribusi pengelola Universitas, lulusannya yang bermutu, akan tetapi juga dari hasil penelitiannya di Lingkungan UI yang relevan terhadap pengembangan keilmuan dan kebutuhan pembangunan. Hasil-hasil penelitian baik berupa paten, artikel ilmiah, teknologi tepat guna, atau buku ajar perlu disebarluaskan kepada para dosen atau peneliti lain maupun masyarakat pengguna, termasuk industri yang langsung dapat memanfaatkannya.
Salah satu sistem komunikasi ilmiah yang perlu ditingkatkan adalah berkala ilmiah sebagai media komunikasi ilmiah (publikasi) baik skala nasional, regional, dan internasional yang dapat menerima artikel ilmiah bermutu yang berasal tidak hanya dari lingkungan UI, tetapi dari luar UI. Media jurnal ilmiah tersebut yaitu Jurnal Makara yang terdiri dari empat seri yaitu, seri Sains, Teknologi, Sosial-Humaniora, dan Kesehatan.
Untuk menjaga kualitas jurnal ilmiah diperlukan suatu evaluasi atau penilaian dari badan pemberi akreditasi, yang dalam hal ini dilakukan oleh DIKTI. Jurnal Makara seri Kesehatan mendapatkan akreditasi B hingga bulan Juni 2007, dan untuk seri Teknologi, seri Sains dan seri Sosial-Humaniora juga mendapatkan akreditasi B hingga bulan November 2007. Pada akhir bulan Agustus 2007, para Pengelola Jurnal Makara kembali mengajukan akreditasi untuk penilaian berkala ilmiah tahap II. Hasil penilaian yang diperoleh sesuai SK Dirjen Dikti Depdiknas RI No.167/DIKTI/Kep/2007 untuk seri Sains mendapatkan akreditasi B, untuk seri Teknologi dan Kesehatan tidak terakreditasi, sedangkan seri Sosial-Humaniora sedang dalam proses penilaian.
Berpijak pada kegagalan akreditasi kedua jurnal ilmiah diatas, melalui instrumentasi penilaian berkala ilmiah yang disusun bersama oleh LIPI, Ikatan Penyunting Indonesia, Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, serta DP2M Ditjen Dikti (SK Dirjen Dikti No. 11/DIKTI/Kep/2006, tentang Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah), ternyata bukan hal yang mudah untuk mendapatkan akreditasi. Oleh karena itu Pengelola Jurnal perlu meningkatkan pengetahuan pengelolaan jurnal sesuai standar penilaian nasional yang meliputi 3 dimensi yang saling terkait, yaitu dimensi fisik/penampilan, dimensi manajemen, dan dimensi substansi. Sementara untuk Jurnal berkala ilmiah yang telah terakreditasi diperlukan pemeliharaaan dan peningkatan kualitas ketiga dimensi diatas.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan penataran dan lokakarya menajemen/pengelolaan berkala ilmiah secara sistematis.
II. Tujuan Penataran dan Lokakarya
Tujuan utama penlok ini adalah meningkatkan kemampuan pengelola berkala ilmiah termasuk mekanisme serta segi-segi penting dalam meningkatkan mutu berkala dan proses akreditasi.
Adapun tujuan khusus kegiatan penlok ini adalah agar para peserta penataran dan lokakarya dapat :
1.Meningkatkan pemahaman tentang kebijakan, dasar falsafah, prinsip-prinsip dan prosedur publikasi berkala ilmiah;
2.Meningkatkan motivasi untuk dapat ikut serta meningkatkan publikasi hasil-hasil penelitian/pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk berkala ilmiah;
3.Membangun dan memperkokoh jaringan komunikasi ilmiah antar dewan redaksi Jurnal Makara.
III. Metode Penataran dan Lokakarya
Di dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan berkala ilmiah, peserta diberi pengetahuan teoritis dan praktis tentang seluk beluk pengelolaan berkala ilmiah. Demikian pula akan diadakan diskusi untuk membahas berbagai kesulitan dalam pengelolaan Jurnal Makara. Oleh karena itu, para peserta diharapkan dapat melakukan evaluasi diri atas berkala yang dikelola dan untuk selanjutnya dapat dipakai sebagai alat untuk membuat perencanaan perbaikan mutu penerbitannya. Lebih terperinci, metode penlok adalah seperti berikut:
1.Ceramah. Metode ini digunakan untuk memberikan pemahaman yang lengkap kepada para peserta tentang suatu topik. Dalam ceramah diuraikan kerangka materi secara lengkap, jelas, mudah dipahami, dan aplikatif. Metode ceramah dalam penlok ini diusahakan untuk menghindari pembahasan teoritis yang berlarut-larut dan lebih menekankan pada contoh-contoh kasus beserta pemecahannya. Waktu penyajian materi 45 menit, dilanjutkan dengan tanya jawab.
2.Diskusi. Diskusi berlangsung pada sesi khusus (sesi IV), untuk mendiskusikan berbagai hambatan dalam pengelolaan Jurnal makara. Diskusi dipilih untuk lebih memberikan kesempatan kepada para peserta: membahas, mempertanyakan, menggarisbawahi, memberikan masukan, dan memperdalam materi yang diceramahkan.
IV. Deskripsi Pokok Bahasan
Materi atau pokok bahasan penataran dan lokakarya dipilih melalui pertimbangan kebermaknaan dengan tujuan kegiatan. Selanjutnya materi tersebut akan diberikan oleh pemateri yang dipilih di antara tenaga ahli/pakar yang sudah berpengalaman dari DIKTI. Adapun rincian materi adalah sebagai berikut:
1.Kebijakan Pengembangan Berkala Ilmiah Nasional. Kasubdit Publikasi dan Sistem Informasi DP2M-Dikti akan menyampaikan kebijakan yang telah dan akan diberlakukan sehubungan dengan upaya peningkatan mutu hasil penelitian dan diseminasinya serta akreditasi berkala ilmiah.
2.Format. Paparan meliputi penjelasan perbedaan makna antara format dan gaya dalam kaitan dengan penampilan, keberkalaan, keajekan, penomoran terbitan, dan penomoran halaman.
3.Teknik Penyuntingan. Dalam topik ini akan disampaikan butir-butir penting yang perlu dicermati dalam menilai suatu naskah yang akan dimuat, mulai dari penyuntingan judul artikel sampai daftar pustaka.
4.Organisasi Penerbitan. Pokok bahasan yang disampaikan terdiri atas beberapa kiat: (a) menampung naskah dari penulis, menghimpun artikel dalam jumlah yang cukup dan berkesinambungan, (b) melaksanakan kode etik penyuntingan, mengelola naskah (c) memperoleh dana dari iklan, (d) memperluas pemasaran di kalangan perguruan tinggi, lembaga litbang, baik pemerintah, industri, swasta, serta himpunan profesi, (e) memelihara hubungan baik dengan pelanggan melalui peningkatan teknik komunikasi, (f) meningkatkan jumlah tiras dan sirkulasi, (g) meluaskan distribusi berkala dari segi geografis, dan (h) menata organisasi dan personalia sesuai dengan kebutuhan penerbitan berkala ilmiah.
5.Pengendalian Mutu Berkala Ilmiah (Akreditasi). Meskipun Instrumen Evaluasi untuk Akreditasi Berkala Ilmiah telah dijadikan panduan oleh pengelola berkala dalam pengajuannya untuk memperoleh akreditasi, banyak butir penting yang belum dipahami. Mata acara ini dimaksudkan agar ada kesamaan persepsi mengenai setiap butir dalam instrumen evaluasi antara pengelola berkala dan evaluator, terutama instrumen yang baru.
Pelajaran Terpetik dari Kegagalan Mengakreditasi. Materi yang dikemukakan ialah hal-hal yang terabaikan oleh pengelola berkala ketika mengajukan akreditasi, mulai dari persyaratan administrasi, menjaga mutu tampilan fisik berkala, sampai pada mutu artikel yang dimuat.
6.Diskusi dalam kelompok kecil: (a) berlatih menyunting naskah artikel, hambatan dalam manajemen pengelolaan berkala ilmiah, (b) simulasi untuk mengajukan akreditasi. Diskusi akan dikembangkan agar terbentuk persepsi yang sama antara pengelola dan penilai akreditasi dalam menerjemahkan butir-butir yang tercantum dalam Instrumen Evaluasi untuk Akreditasi Berkala Ilmiah, (c) berbagi pengalaman mengatasi hambatan dan pengelolaan berkala ilmiah, dan (d) menerima umpan balik dari fasilitator untuk meningkatkan mutu berkala.
V. Waktu dan Tempat
Penataran dan lokakarya diselenggarakan pada Hari Kamis tanggal 31 Juli 2008, bertempat di Gedung Serbaguna Lt.3 Gedung Perpustakaan Pusat, Kampus Universitas Indonesia – Depok.
VI. Fasilitator dan Peserta
1.Pembicara/Fasilitator terdiri atas anggota Tim Penelaah/Evaluator Akreditasi Berkala Ilmiah Dikti.
2.Peserta Penataran dan lokakarya aktif/penuh adalah pengelola berkala (dewan redaksi) yang terlibat dalam penerbitan Jurnal Makara.
3.Peserta Penataran adalah pengelola berkala ilmiah (1 orang perwakilan dewan redaksi) dari masing-masing pengelola jurnal berkala ilmiah yang berada di lingkungan UI
4.Peserta yang diundang dalam Penlok berjumlah 38 dewan editor dari setiap seri Jurnal Makara ditambah perwakilan pengelola jurnal ilmiah di lingkungan UI sebanyak 30 orang.
Daftar Hadir Pembicara
No.
Nama
Istansi
No. Telp/HP
1
Prof. Dr. Suminar S. Achmadi
Departemen Kimia IPB
0251 324794
ssachmadi@cbn.net.id
2
Prof. Dr. Wasmen Manalu
FKH IPB
08158848829
wasmenmanalu@yahoo.com
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Sains
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
1
Dr. Jarnuzi Gunlazuardi
Dept. Kimia
FMIPA UI, Depok
021-7270027
jarnuzi@ui.edu
2
Dr. rer. nat. Anja Meryandini
Pusat Penelitian Sumber Daya Hayati dan Bioteknologi
IPB, Bogor
0811816576
ameryandini@yahoo.com
3
Prof. Dr. Djati Kerami
Dept. Matematika
FMIPA UI, Depok
0811178790
djatikr@ui.edu
4
Dr. rer. nat. Evvy Kartini
BATAN, Serpong
08121050401
kartini@batan.go.id
5
Dr. Drs. Terry Mart
Dept. Fisika
FMIPA UI, Depok
081319180361
tmart@fisika.ui.ac.id
6
Dra. Wellyzar Sjamsuridzal, M.Sc., Ph.D
Dept. Biologi
FMIPA UI, Depok
08881863355
sjwelly@hotmail.com
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Teknologi
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
1
Dr. Ir. Ing. Misri Gozan, M.Tech
Dept. Teknik Gas dan Petrokimia
FT UI, Depok
2
Dr. Ir. Haryo Dwito Armono, M.Eng
Fakultas Teknologi Kelautan,
ITS, Surabaya
081330459203
armono@oe.its.ac.id
3
Dr. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng
Dept. Teknik Elektro
FT UI, Depok
08569009843
k.ramli@eng.ui.ac.id
4
Dr. Ir. Mukhtasor
Fakultas Teknologi Kelautan
ITS, Surabaya
081330424224
mukhtasor@oe.its.ac.id
5
Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng
Pusat Penelitian Fisika
LIPI, Serpong
081381913415
nurultaufiqur@yahoo.co.jp
nano_indonesia@yahoo.com
6
Prof. Dr. Ir. Ing. Raldi Artono Koestoer
Dept. Teknik Mesin
FT UI, Depok
08161992186
koestoer@eng.ui.ac.id
7
Dra. Titiresmi A, M.Si
Balai Teknologi Lingkungan
Serpong
021-7560919
08161313797
titiresmi@hotmail.com
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Sosial-Humaniora
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
1
Dr. Ali Nina Liche Seniati, M.Si
Fakultas Psikologi, UI
0816741665
liche@ui.edu
2
Prof. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., Ph.D
FISIP, UI
0811181894
adrianus@ui.edu
3
Prof. Dr. Andreas Budihardjo
Prasetya Mulya Business School
08128592751
andreasbs@pmbs.ac.id
4
Prof. Dr. Fatimah Djajasudarma
Fakultas Sastra
Unpad, Bandung
0811225953
fatimahdj@yahoo.com
5
Prof. Dr. Yusti Probowati, Psikolog
Fakultas Psikologi
Universitas Surabaya
08165434186
yprobowati@yahoo.com
6
Avanti Fontana, Ph.D., CF, CPBC
FE UI
081310182099
avanti.fontana@ui.edu
Daftar Hadir Dewan Editor Seri Kesehatan
No.
Nama
Instansi
No. Telp/HP
1
Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc., Ph.D
FKM UI
08129602420
asq69@yahoo.co.uk
2
Prof. dr. Ali Gufron, M.Sc., Ph.D
UGM
0811255702
ghufron_mukti@yahoo.com
3
Prof. Dr. J. Mukono, dr., MS., MPH
UNAIR, Surabaya
0811349910
mukono_j@yahoo.com
4
Dr. dr. Purwantyastuti, M.Sc., SpFK
Dept. Farmakologi
FK UI, Jakarta
0816713064
purwanty2703@yahoo.com
5
Prof. Dr. dr. Sudijanto Kamso, SKM
Dept. Biostatistik & Kependudukan
FKM UI, Depok
0816814438
6
Prof. dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D
FKM
Univ. Hassanudin, Makassar
0811441803
Daftar Hadir Pengelola Jurnal di Lingkungan UI
No.
Nama
Nama Jurnal
No. Telp/HP
1
Anne Sudiar, SKM
Jurnal Kesehatan Masyarakat
08129007220
jurnalkm@ui.edu
2
Desy Kristine
Jurnal Hukum Internasional: Indonesian Journal of International Law
Lembaga Pengkajian Hukum Internasional FH UI, Depok
08567360155
lph1@ui.edu
3
Dr. Arry Yanuar
Majalah Ilmu Kefarmasian
081389469141
yanuar@farmasi.ui.ac.id
4
Ati Agustina Antares, SKM
The Indonesian Journal of Gastroentology, Hepatology and Digestive Endoscopy
081324308200
pbpegi@yahoo.com
5
Dahlia Sari, M.Si
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Departemen Akuntansi, FE UI, Depok
08128351673
dahlia-s@ui.edu
6
Dian Triastuty, S.Sos., MM
Jurnal Polisi
0816822006
jurnal_polisi@gmail.com
dian_jurnal@gmail.com
7
drg. Dwi Gayatri, MPH
Jurnal Kesehatan Masyarakat
08159129910
dwi.gayatri@ui.edu
8
Paramitaningrum, S.Sos
Jurnal Global
Dept. HI – FISIP UI
021-7873744
081586234132
paramitaningrum.sos@ui.edu
9
Nasrulloh Riyano, S.Sos
Jurnal Kajian Wilayah Eropa
Program Pasca Sarjana UI, Jakarta
021-91899513
n.riyano@gmail.com
10
Hayuni Rahmah, Skp., MNS
Jurnal Keperawatan Indonesia
FIK UI, Depok
087877569303
hayuni@ui.edu
11
Irwansyah, MA
Jurnal Thesis (FISIP)
081511911183
irw4n5@yahoo.com
12
dr. Isnaini A. Suryono, MS
The Medical Journal of Indonesia
0816790249
isnaini.azizah@ui.edu
13
Kemala Widya Paramita
Teropong : Media Hukum dan Keadilan, MaPPI FH UI, Depok
081380273332
lala.ibu.peri@gmail.com
14
Dr. Marcellus Simadibrata. K, Ph.D., SpPD-KGEH
The Indonesian Journal of Gastroentology, Hepatology and Digestive Endoscopy
0816920448
cgom@indosat.net.id
15
Ir. Nurhadi Wiyono, M.Si
Journal of Population
021-7872911
nhwiyono@ld.feui.org
16
Riani Widiarti, M.Si
Sains Indonesia
Div. Riset dan Pengabdian Masyarakat FMIPA UI, Depok
021-77211473
rianiwid@yahoo.co.id
17
Riri Maria, SKp
Jurnal Keperawatan Indonesia
FIK UI, Depok
021-98786148
riri76@ui.edu
kbmngga@yahoo.com
18
Riswan Efendi Tarigan, M.Kom
Jurnal Sistem Informasi
021-32454617
relarigan@cs.ui.ac.id
19
Dr. Rokhmatuloh, M.Eng
Jurnal Geografi
Dept. Geografi FMIPA UI
021-7270030
rokhmatuloh.ssi@ui.edu
20
Alin Halimatussadiah, SE., ME
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia
KANOPI (Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia)
021-7875415
alin_halimah@yahoo.com
21
Sudiariandini. S, SKM
Acta Medica Indonesia
Dept. Penyakit Dalam FK UI, Jakarta
021-31903775
ijim@inaactamedica.org
pipfkui@yahoo.com
22
Ir. Susy A. Nataliwati, M.Si
Manabu: Journal of Japanese Studies
PSJ UI, Depok
08159379883
susy_aina@yahoo.com
23
Nanharta
Jurnal Teknologi
Fakultas Teknik UI, Depok
085694400663
hrt_nan@yahoo.com
24
Dr. Lia Damayanti, M.Biomed., SpPA
Medical Journal of Indonesia
081311299227
eldamayanti@yahoo.com
25
Anik Budi Utami, S.Psi
Jurnal Gifted Review
085218363811
anik_azzahra@yahoo.co.id
VII. Agenda
Rabu, 30 Juli 2008
17.00 – 18.00 Pendaftaran Peserta dan Check-in di Pusat Studi Jepang (Khusus Peserta dari luar Daerah)
19.00- 19.30 Ramah Tamah dan Makan Malam
19.30 - Istirahat
Kamis, 31 Juli 2008
08.00 – 08.30 Registrasi
08.30 – 09.00 Pembukaan oleh Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat UI (Bachtiar Alam, Ph.D)
Presentasi :
SESI I
09.00 – 10.00 Kebijakan Pengembangan Berkala Ilmiah Nasional
Pembicara : Prof. Dr. Suminar S. Achmadi
Moderator : Dra. Fatma Lestari, M.Si.,Ph.D.
10.00 – 10.15 Rehat Kopi
SESI II
10.15 – 11.30 Pengelolaan Jurnal
(Sumber naskah, Format, Pengembangan Gaya Selingkung, Teknik Penyuntingan dan Organisasi Penerbitan)
Pembicara : Prof. Dr. Wasmen Manalu
Moderator : Dr. Budiarso, M.Eng.
11.30 – 12.30 Pengendalian Mutu dan Pelajaran Terpetik dari kegagalan Akreditasi
Pembicara : Prof. Dr. Suminar S. Achmadi
Moderator : Dr. Yoki Yulizar
13.30 – 14.00 Ishoma
Diskusi Kelompok dan Pleno
14.00 – 15.30 Diskusi “Jurnal Makara”
Pembicara : Semua Fasilitator
15.30 – 16.00 Rehat Kopi
16.00 – 16.30 Pleno : Rencana Tindak Lanjut Jurnal Makara untuk Akreditasi
Pembicara : Perwakilan seri Jurnal Makara
16.30 – 16.45 Penutupan
Jum’at, 01 Agustus 2008
07.00 Check Out (Khusus Peserta Luar Daerah)
VIII. Kepanitiaan
Penanggung Jawab : Bacthiar Alam, Ph.D
Panitia Pengarah : Dr. Ir. Budiarso, M.Eng
Dr. Jarnuzi Gunlazuardi
Dr. Ing. Misri Gozan, M.Tech.
Dr. Ali Nina Liche Seniati, M.Si.
Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc., Ph.D.
Panitia Pelaksana
Ketua : Dr. Yoki Yulizar
Wakil Ketua : Dra. Fatma Lestari, M.Si.,Ph.D.
Tirta N. Mursitama, Ph.D.
Kesekretariatan : AAA. Ratna Dewi, M.Si., Ak
Vera Andriyani, SKM
Wanti Wulandari, S.Si
Cucu Sukaesih
Amalia Kamilah, S.Si
Siti Muliyanti
Bendahara dan Konsumsi : Rr.Tutik Sri Hariyati, S.Kp., MARS
Almira Gitta
Melly Riana
Acara : Suharti, A.md
Dina Nur Wulandari, S.Kp
Lenny Maykel Muliawati, SKM
Krestika
Dwi Dharmaningsih, S.Kp
Dokumentasi dan Publikasi : Ahmad Nizhami, S.Si.
M. Prabu W
Maman Suherman
Perlengkapan : Mukhlis Sutami, S.Pd
Sudarmadji, M.Si
Yusuf
Uraian Tugas Kepanitiaan
● Penanggung Jawab
Bertanggung jawab terhadap keseluruhan kegiatan Penataran dan Lokakarya Jurnal Makara (Penlok Jurnal Makara).
● Panitia Pengarah
Memberikan pengarahan dan memantau berlangsungnya kegiatan penlok yang akan dilaksanakan.
● Ketua dan Wakil Ketua
1.Merencanakan dan menyusun kegiatan penlok yang akan dilaksanakan
2.Memberi pengarahan kepada anggota panitia lainnya tentang kegiatan penlok yang akan dilangsungkan
3.Memberi masukan materi untuk penlok yang akan dilaksanakan
4.Mengkoordinasi seluruh kegiatan penlok dengan seluruh tim kerja sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
● Penanggung Jawab Kesekretariatan/Registrasi/Undangan :
1.Mengkoordinasi dan mempersiapkan surat menyurat dan pengirimannya dari persiapan sampai selesai;
2.Mempersiapkan undangan ke pembicara untuk tiap sesi;
3.Mempersiapkan undangan ke peserta
4.Memastikan jumlah peserta dengan mengkonfirmasi kehadiran calon peserta dan membuat daftar peserta untuk disampaikan kepada bagian registrasi;
5.Menyiapkan daftar peserta dan memonitor kehadiran peserta;
6.Menyiapkan seminar kit pada hari pelaksanaan;
7.Menyiapkan name tag;
8.Menyiapkan segala bentuk informasi;
9.Mengkonfirmasi kepada moderator;
10.Menyiapkan daftar peserta;
11.Membuat notulensi rapat;
12.Membuat arsip kegiatan penlok
13.Membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan penlok
● Penanggung Jawab Bendahara/Konsumsi :
1.Menyiapkan anggaran dan permohonan pencairan dana ke pihak Dir. Keuangan UI;
2.Menangani masalah keuangan untuk peminjaman ruang Wisma Makara
3.Mengatur aliran dana/cashflow dana;
4.Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan;
5.Memastikan dan memonitor jumlah makanan yang dipesan baik untuk unit setiap rehat maupun makan siang;
6.Check kesiapan ruang untuk rehat dan makan siang.
● Penanggung Jawab Acara
1. Menyiapkan acara;
2.Menghubungi dan meminta konfirmasi pembicara;
3.Memonitor jalannya acara;
4.Mendampingi tamu undangan;
5.Menyiapkan MC.
● Penanggung Jawab Dokumentasi/Publikasi
1.Menyiapkan bahan publikasi penlok;
2.Mencari dan mengarahkan panitia bidang dokumentasi untuk mengabadikan momen-momen penting.
● Penanggung Jawab Perlengkapan/Akomodasi
1.Menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan dalam ruangan, seperti : LCD, Komputer/lap top, kabel gulung, sound sytem, pengaturan meja dalam ruang, timer, pointer, layar, menyiapkan meja registrasi dan perlengkapannya, dan mengatur dekorasi
2.Menyiapkan dan membuat disain materi publikasi (backdrop, spanduk)
3.Memasang Back-Drop dan Spanduk
4.Mengurus ijin pemasangan ke UPT PLK UI.
IX. Sumber Dana
Sumber dana kegiatan Penataran dan Lokakarya Jurnal Berkala Ilmiah berasal dari dana RKAT DRPM UI.
Lampiran
Lampiran 1
Sesi I
Teknik Penyuntingan Naskah Artikel
Lampiran 2
Sesi II
Memburu Naskah dan Manajemen Pengolahan Naskah
Lampiran 3
Sesi II
Pengembangan dan Pemapanan Gaya Selingkung
Berkala Ilmiah
Lampiran 4
Sesi II
Organisasi Penerbitan Jurnal lmiah
Lampiran 5
Sesi III
Pengendalian Mutu dan Pelajaran Terpetik
dari Kegagalan Akreditasi
Lampiran 6
Notulensi Penataran dan Lokakarya
Jurnal Berkala Ilmiah
Lampiran 7
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Sains
Lampiran 8
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Teknologi
Lampiran 9
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Sosial-Humaniora
Lampiran 10
Notulensi Diskusi Jurnal Makara Seri Kesehatan
Lampiran 11
Notulensi Rapat Pleno Jurnal Makara
Lampiran 12
Daftar Dewan Editor Jurnal Makara
Lampiran 13
Daftar Pengelola Jurnal di Lingkungan UI
Minggu, 30 Oktober 2011
GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA
Grafika komputer (Inggris: Computer graphics) adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Sistem grafik komputer
Sistem Grafika computer dibedakan antara non-interaktif dan interaktif:
1. Grafika computer non interaktif: dibuat sebagai akhir dari proses dalam bentuk hardcopy.
o Grafika dengan lineprinter: Sistem computer general purpose dengan perangkat lunak yang sesuai bias digunakan sebagai suatu system grafika (seperti di masa-masa awalnya grafika computer) yaitu dengan mengkombinasikan berbagai karakter dengan cara cetak-tumpuk untuk meniru pola shading (gradasi tingkat keabuan).
o Grafika dengan plotter dan semcam: terutama untuk grafika “line-drawing”.Grafika dengan hi quality printers: laser, ink-jet, thermal, dsb.
2. Grafika interaktif dapat dibuat dan dimanipulasi secara interaktif pada layar peranti peraga. Peranti-peranti peraga interaktif yang paling umum digunakan: CRT (tabung sinar katoda). Lain-lain: DVST, plasma-panel, LED/LCD, laser, dsb.
Komponen Dasar Sistem Grafik Interaktif :
o Masukan : mouse, tablet dan stylus, peralatan force feedback, scanner, live video stream, dll
o Proses dan Penyimpanan
o Keluaran : layar, printer berbasis kertas, perekam video, non-linear editor, dll
Tujuan dari grafika komputer ini adalah untuk memungkinkan manusia berkomunikasi lewat gambar, bagan-bagan, dan diagram.
Aplikasi grafik computer dan pengolahan citra
Adobe photosop
Adobe Photoshop adalah software yang dibuat oleh perusahaan Adobe System, yang di khususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan effect. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh Fotografer Digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar. Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan Adobe lainnya.
Kelebihan Adobe Photoshop
Adobe Photoshop mempunyai banyak fasilitas yang memungkinkan seorang Desainer menciptakan efek-efek tertentu dan bisa menggunakan banyak variasi dari fasilitas yang disediakan oleh Adobe Photoshop, beberapa diantaranya yaitu:
- Membuat tulisan dengan effect tertentu.
Photoshop dapat mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect yang ada didalamnya
- Membuat tekstur dan material yang beragam.
Dengan langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya
- Mengedit foto dan gambar yang sudah ada.
Dengan Photoshop kita dapat merubah gambar kita jelek menjadi bagus ataupun sebaliknya. Selain itu juga Photoshop dapat merubah foto seseorang menjadi sebuah gambar kartun. Atau dalamDesign Grafis disebut vector and vexel.
- Memproses materi Web.
Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF.
Kelemahan Adobe Photoshop
Kelemahan Adobe Photoshop dalam menciptakan Image adalah bahwa Adobe Photoshop hanya bisa digunakan untuk menciptakan Image yang statis, dan juga dengan berkembangnya versiPhotoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.
Sistem grafik komputer
Sistem Grafika computer dibedakan antara non-interaktif dan interaktif:
1. Grafika computer non interaktif: dibuat sebagai akhir dari proses dalam bentuk hardcopy.
o Grafika dengan lineprinter: Sistem computer general purpose dengan perangkat lunak yang sesuai bias digunakan sebagai suatu system grafika (seperti di masa-masa awalnya grafika computer) yaitu dengan mengkombinasikan berbagai karakter dengan cara cetak-tumpuk untuk meniru pola shading (gradasi tingkat keabuan).
o Grafika dengan plotter dan semcam: terutama untuk grafika “line-drawing”.Grafika dengan hi quality printers: laser, ink-jet, thermal, dsb.
2. Grafika interaktif dapat dibuat dan dimanipulasi secara interaktif pada layar peranti peraga. Peranti-peranti peraga interaktif yang paling umum digunakan: CRT (tabung sinar katoda). Lain-lain: DVST, plasma-panel, LED/LCD, laser, dsb.
Komponen Dasar Sistem Grafik Interaktif :
o Masukan : mouse, tablet dan stylus, peralatan force feedback, scanner, live video stream, dll
o Proses dan Penyimpanan
o Keluaran : layar, printer berbasis kertas, perekam video, non-linear editor, dll
Tujuan dari grafika komputer ini adalah untuk memungkinkan manusia berkomunikasi lewat gambar, bagan-bagan, dan diagram.
Aplikasi grafik computer dan pengolahan citra
Adobe photosop
Adobe Photoshop adalah software yang dibuat oleh perusahaan Adobe System, yang di khususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan effect. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh Fotografer Digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar. Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan Adobe lainnya.
Kelebihan Adobe Photoshop
Adobe Photoshop mempunyai banyak fasilitas yang memungkinkan seorang Desainer menciptakan efek-efek tertentu dan bisa menggunakan banyak variasi dari fasilitas yang disediakan oleh Adobe Photoshop, beberapa diantaranya yaitu:
- Membuat tulisan dengan effect tertentu.
Photoshop dapat mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect yang ada didalamnya
- Membuat tekstur dan material yang beragam.
Dengan langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya
- Mengedit foto dan gambar yang sudah ada.
Dengan Photoshop kita dapat merubah gambar kita jelek menjadi bagus ataupun sebaliknya. Selain itu juga Photoshop dapat merubah foto seseorang menjadi sebuah gambar kartun. Atau dalamDesign Grafis disebut vector and vexel.
- Memproses materi Web.
Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF.
Kelemahan Adobe Photoshop
Kelemahan Adobe Photoshop dalam menciptakan Image adalah bahwa Adobe Photoshop hanya bisa digunakan untuk menciptakan Image yang statis, dan juga dengan berkembangnya versiPhotoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.
KALIMAT EFEKTIF
Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.
Kalimat efektif syarat-syarat sebagai berikut:
1.secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.
Ciri-Ciri Kalimat Efektif
1.Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu unsur subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K). Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:
Budi (S) pergi (P) ke kampus (KT).
Tidak Menjamakkan Subjek
Contoh:
Tomi pergi ke kampus, kemudian Tomi pergi ke perpustakaan (tidak efektif)
Tomi pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif)
2.Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).
Contoh:
Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (ambigu dan tidak efektif).
Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif).
3.Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu:
a. Menghilangkan pengulangan subjek.
b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.
c. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
d. Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.
Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)
Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif)
Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)
4.Kelogisan
Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)
5.Kesatuan atau Kepaduan
Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu:
a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris.
b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.
c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.
Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjurmeninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)
Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik. (tidak efektif)
Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif)
6.Keparalelan atau Kesajajaran
Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.
Contoh:
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)
Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)
7.Ketegasan
Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:
a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat).
Contoh:
Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.
Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. (ketegasan)
Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya.
Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (ketegasan)
b. Membuat urutan kata yang bertahap.
Contoh:
Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (salah)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar)
c. Melakukan pengulangan kata (repetisi).
Contoh:
Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengharukan.
d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
Contoh:
Anak itu bodoh, tetapi pintar.
e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh:
Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku?
Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini.
Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.
Kalimat efektif syarat-syarat sebagai berikut:
1.secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.
Ciri-Ciri Kalimat Efektif
1.Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu unsur subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K). Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:
Budi (S) pergi (P) ke kampus (KT).
Tidak Menjamakkan Subjek
Contoh:
Tomi pergi ke kampus, kemudian Tomi pergi ke perpustakaan (tidak efektif)
Tomi pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif)
2.Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).
Contoh:
Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (ambigu dan tidak efektif).
Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif).
3.Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu:
a. Menghilangkan pengulangan subjek.
b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.
c. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
d. Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.
Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)
Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif)
Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)
4.Kelogisan
Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)
5.Kesatuan atau Kepaduan
Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu:
a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris.
b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.
c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.
Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjurmeninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)
Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik. (tidak efektif)
Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif)
6.Keparalelan atau Kesajajaran
Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.
Contoh:
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)
Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)
7.Ketegasan
Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:
a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat).
Contoh:
Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.
Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. (ketegasan)
Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya.
Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (ketegasan)
b. Membuat urutan kata yang bertahap.
Contoh:
Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (salah)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar)
c. Melakukan pengulangan kata (repetisi).
Contoh:
Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengharukan.
d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
Contoh:
Anak itu bodoh, tetapi pintar.
e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh:
Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku?
Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini.
KUTIPAN
Gambaran Awal Kutipan
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. ( Definisi Kutipan )
Penulisan sumber kutipan ada yang menggunakan pola Harvard, ada pula yang menggunakan pola konvensional atau catatan kaki (footnote).
Fungsi Kutipan
1. Landasan teori
2. Penguat pendapat orang lain3.
3. Penjelasan suatu uraian
4. Bahan bukti untuk menunjang pendapat itu.
Jenis Kutipan
1. Kutipan langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil secara lengkap kata demi kata, kalimat demi kalimat dari sumber teks asli.
2. Kutipan tak langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil inti sarinya saja.
3. Kutipan pada catatan kaki.
4. Kutipan atas ucapan lisan.
5. Kutipan dalam kutipan.
6. Kutipan langsung dalam materi.
Cara Menulis Kutipan Dengan Benar
Penulisan dan pencantuman kutipan dengan pola Harvard ditandai dengan menuliskan nama belakang pengarang, tahun terbit, dan halaman buku yang dikutip di awal atau di akhir kutipan. Data lengkap sumber yang dikutip itu dicantumkan pada daftar pustaka. Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
Contoh kutipan Langsung
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3). ( Contoh kutipan Langsung 1# )
-------------------------------------------------------
Menurut Gorys Keraf dalam bukunya Argumentasi dan Narasi (1983:3), argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara. ( Contoh kutipan Langsung 2# )
--------------------------------------------------------
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara 1 ( Contoh kutipan Langsung 3# )
Contoh kutipan Tidak Langsung
Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis. ( Contoh kutipan Tidak Langsung 1# )
-------------------------------------------------------
Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis (Keraf, 1983:3). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 2# )
-------------------------------------------------------
Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis1). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 3# )
Seperti halnya penulisan data, penulisan kutipan (referensi) ini juga harus menyebutkan sumber kutipan tersebut. Seperti contoh di atas menyebutkan bahwa sumber diambil dari buku karangan Gorys Keraf, yang terbit pada tahun 1983, dan sumber tersebut terdapat di halaman 3. Informasi mengenai penerbit dan judul buku dapat dilihat di Daftar Pustaka atau Bibliografi. Pada contoh terakhir hanya ditulis angka 1, menyatakan bahwa keterangan sumber dicantumkan di bawah halaman yang disebut dengan catatan kaki.
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. ( Definisi Kutipan )
Penulisan sumber kutipan ada yang menggunakan pola Harvard, ada pula yang menggunakan pola konvensional atau catatan kaki (footnote).
Fungsi Kutipan
1. Landasan teori
2. Penguat pendapat orang lain3.
3. Penjelasan suatu uraian
4. Bahan bukti untuk menunjang pendapat itu.
Jenis Kutipan
1. Kutipan langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil secara lengkap kata demi kata, kalimat demi kalimat dari sumber teks asli.
2. Kutipan tak langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil inti sarinya saja.
3. Kutipan pada catatan kaki.
4. Kutipan atas ucapan lisan.
5. Kutipan dalam kutipan.
6. Kutipan langsung dalam materi.
Cara Menulis Kutipan Dengan Benar
Penulisan dan pencantuman kutipan dengan pola Harvard ditandai dengan menuliskan nama belakang pengarang, tahun terbit, dan halaman buku yang dikutip di awal atau di akhir kutipan. Data lengkap sumber yang dikutip itu dicantumkan pada daftar pustaka. Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
Contoh kutipan Langsung
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3). ( Contoh kutipan Langsung 1# )
-------------------------------------------------------
Menurut Gorys Keraf dalam bukunya Argumentasi dan Narasi (1983:3), argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara. ( Contoh kutipan Langsung 2# )
--------------------------------------------------------
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara 1 ( Contoh kutipan Langsung 3# )
Contoh kutipan Tidak Langsung
Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis. ( Contoh kutipan Tidak Langsung 1# )
-------------------------------------------------------
Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis (Keraf, 1983:3). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 2# )
-------------------------------------------------------
Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis1). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 3# )
Seperti halnya penulisan data, penulisan kutipan (referensi) ini juga harus menyebutkan sumber kutipan tersebut. Seperti contoh di atas menyebutkan bahwa sumber diambil dari buku karangan Gorys Keraf, yang terbit pada tahun 1983, dan sumber tersebut terdapat di halaman 3. Informasi mengenai penerbit dan judul buku dapat dilihat di Daftar Pustaka atau Bibliografi. Pada contoh terakhir hanya ditulis angka 1, menyatakan bahwa keterangan sumber dicantumkan di bawah halaman yang disebut dengan catatan kaki.
Senin, 18 April 2011
Perubahan Pemerintahan Serta Contoh Perubahan Sosial Budaya di Indonesia
Penerapan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
Ada beberapa contoh sederhana yang dapat diunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam lingkungan keluarga, harus membiasakan diri untuk menghormati pendapat anggota keluarga yang lain. Dalam lingkungan sekolah, tidak boleh memaksakan kehendak pada teman kalian, serta mematuhi tata tertib sekolah. Dalam suatu pertandingan olah raga misalnya, seluruh peserta harus mematuhi aturan permainan (rule of the game), tunduk pada putusan juri, sportif, bersedia menerima kekalahan dan lain-lain. Meskipun tampak sederhana, justru dalam kehidupan bermasyarakat itulah perlu membiasakan hidup secara demokratis. Pembudayaan demokrasi perlu menjadi agenda penting bagi bangsa Indonesia, demi terwujudnya kesadaran berdemokrasi di kalangan masyarakat.
Kelebihan dan kekurangan demokrasi sosialis
Biarpun program itu kelihatannya terlalu luas, yakni menciptakan kesempatan yang lebih banyak bagi kelas-kelas yang berkedudukan rendah; mengakhiri perbedaan yang didasarkan atas kelahiran dan bukan atas jasa; membuka lapangan-lapangan pendidikan bagi semua rakyat; menghapuskan praktik-praktik diskriminasi yang didasarkan atas jenis kelamin, agama, suku bangsa atau kelas sosial; mengatur dan mereorganisasi ekonomi untuk kepentingan seluruh masyarakat; mempertahankan “full employment”; memberikan jaminan sosial yang cukup bagi mereka yang sakit, menganggur dan sudah tua; merencanakan kembali kota-kota kecil dan kotakota besar; membongkar daerah-daerah perkampungan yang padat dan membangun rumah-rumah baru; memberikan pemeliharaan kesehatan bagi setiap orang tanpa melihat isi dompetnya; dan akhirnya, membangun kembali masyarakat atas dasar kerja sama sebagai ganti persaingan, dorongan, dan keuntungan.
Semua tujuan sosialisme demokratis ini mempunyai persamaan dalam satu hal: membuat demokrasi lebih nyata dengan jalan memperluas penggunaan prinsip-prinsip demokrasi dari lapangan politik ke lapangan non-politik pada masyarakat.
Perubahan Amandemen dan Konstitusi
Sejak era reformasi, MPR hasil Pemilu 1999 telah melakukan empat kali amandemen UUD 1945. yaitu amandemen pertama (19 Oktober 1999), amandemen kedua (18 Agustus 2000), amendemen ketiga (9 November 2001), dan amandemen keempat (10 Agustus 2002).
Perubahan pertama sampai keempat UUD 1945 tersebut telah mengubah hampir selurun sistem ketatanegaraan di negara Indonesia (berbeda dengan sistem ketatanegaraan yang dianut oleh UUD 1945), seperti lahirnya lembaga-lembaga baru, yaitu Dewan Perwakilan Daerah, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial. Adapun perubahan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:
Dampak Globalisasi terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara
Proses gobalisasi (penduniaan) yang bergerak berlandaskan pada liberalisme fundamental itu telah memengaruhi seluruh aspek kehidupan di hampir semua lapisan masyarakat dunia, baik pada masyarakat di negara-negara maju maupun berkembang. Proses globalisasi ini mencakup lintas bangsa yang di dukung oleh berkembangnya ideologi kapitalisme yang mampu mengalahkan ideologi komunisme dan sosialisme, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (terutama teknologi informasi dan komunikasi), serta berkembangnya ekonomi liberal yang menghasilkan terciptanya pasar bebas. Pada pembahasan berikut ini, akan dibahas dampak globalisasi dalam bidang ekonomi, sosial budaya dan politik, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Contoh perubahan sosial budaya di indonesia
Posted on 16 November 2010.
Fenomena perubahan sosial budaya yang terjadi sangat tergantung dari kemampuan masyarakat dalam mengarungi perubahan itu termasuk kesiapan dalam melakukan perubahan. Perubahan secara cepat dapat terjadi apabila ada keinginan umum untuk mendorong terjadinya perubahan itu, ada pemimpin, tujuan yang pasti, dan waktu yang tepat untuk melaksanakan perubahan yang cepat tersebut.
Berdasarkan tingkat perubahan yang terjadi, adakalanya perubahan tersebut memiliki pengaruh yang besar dan mendasar, tetapi ada juga yang pengaruhnya tidak begitu besar dan tidak mendasar. Sebagai contoh, perkembangan mode pada fashion bersifat siklis dan pengaruhnya tidak begitu mendasar karena hanya bersifat sementara, jangka waktu perubahan relatif cepat. Contoh perubahan yang amat mendasar dan memerlukan waktu yang panjang adalah perubahan dari masyarakat agraris be masyarakat industri.
Adakalanya perubahan itu memang direncanakan data tahapan-tahapan tertentu. Data sejarah pembangunan Indonesia, kita mengenal adanya tahapan-tahapan data pembangunan (PELITA), sehingga perubahan itu pada suatu saat tertentu akan memperoleh hasil yang diharapkan.
Apa dan bagaimana perubahan sosial budaya dapat terjadi? Kalau kita pikirkan sebenarnya yang selalu abadi dalam perjalanan kehidupan manusia adalah “perubahan” itu sendiri. Namun, secara garis besar, kita dapat membedakan sebab terjadinya perubahan tersebut berasal dari faktor internal dan faktor eksternal.
Perilaku masyarakat akibat perubahan sosial dapat berupa pemberontakan, aksi pastes, demonstrasi, data tindakan kriminal. Berikut beberapa contoh perubahan sosial budaya di indonesia:
Pemberontakan
Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)
Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) terjadi ketika sebagian kecil kelompok masyarakat Ambon yang dipimpin oleh Christian Robert Steven Soumokil, bekas Jaksa Agung Negara Indonesia Titnur (NIT) tidak puas dengan terjadinya proses kembali ke negara kesatuan setelah Konfe-rensi Meja Bandar (KMB). Pemberontakan ini menggunakan unsur KNIL yang merasa tidak pasti tentang status mereka setelah KMB. Pemberontakan ini berlangsung sekitar 4 balms dan berakhir setelah pemimpin mereka, dr. Soumokil, ditangkap. Sebagian dari yang berhasil lolos dari kejaran tentara RI melarikan diri ke Belanda data bergabung dengan mereka yang telah bermigrasi lebih awal serta membentuk RMS di pengasingan. Di sini jelas bahwa pemberontakan yang mereka lakukan karena adanya perubahan sosial-budaya khususnya status mereka anggota KNIL setelah KMB.
b.Pemberontakan Darul Islam (DI/TII) di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Aceh
Pemberontakan ini merupakan gerakan keagamaan yang bertujuan membentuk negara Indonesia berazaskan hukum Islam. Pemberontakan di daerah-daerah tersebut pada umumnya terjadi karena ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat yang tidak memberikan penghargaan yang pastas untuk mereka yang telah berjuang membela dan mempertahankan RI. Bentuk ketidakpuasan itu tentu mempunyai latar belakang yang berbeda. Yang pasti pars pemimpin gerakan merasa tidak puas karena adanya perubahan sosial budaya. Di Aceh misalnya Daud Beureh tidak puas akan kedudukannya yang semula sebagai gubemur Daerah istimewa Aceh menjadi salah satu karesidenan Sumatra utara bukan lagi provinsi. Pemerintah RI setelah kembali menjadi negara kesatuan melakukan penyederhanaan administrasi, sehingga status Daud Beureh tidak lagi menjadi gubernur Aceh melainkan hanya seorang residen.
c. Pemberontakan PRRI/Permesta
Pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) terjadi di Sumatra Barat dan Permesta di Sulawesi Utara. Kedua pemberontakan ini terjadi karena ketidakpuasan terhadap kebijakan ekonomi tersentralisir yang dikeluarkan pemerintah pusat yang semula otonomi. Sebab dalam kenyataannya hasil yang diperoleh dari daerah ke pusat tidak dimanfaatkan untuk mensejahterakan penduduk daerah mereka sendiri. Mereka menuntut kembali adanya desentralisasi ekonomi khususnya di bidang ekspor.
Ada beberapa contoh sederhana yang dapat diunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam lingkungan keluarga, harus membiasakan diri untuk menghormati pendapat anggota keluarga yang lain. Dalam lingkungan sekolah, tidak boleh memaksakan kehendak pada teman kalian, serta mematuhi tata tertib sekolah. Dalam suatu pertandingan olah raga misalnya, seluruh peserta harus mematuhi aturan permainan (rule of the game), tunduk pada putusan juri, sportif, bersedia menerima kekalahan dan lain-lain. Meskipun tampak sederhana, justru dalam kehidupan bermasyarakat itulah perlu membiasakan hidup secara demokratis. Pembudayaan demokrasi perlu menjadi agenda penting bagi bangsa Indonesia, demi terwujudnya kesadaran berdemokrasi di kalangan masyarakat.
Kelebihan dan kekurangan demokrasi sosialis
Biarpun program itu kelihatannya terlalu luas, yakni menciptakan kesempatan yang lebih banyak bagi kelas-kelas yang berkedudukan rendah; mengakhiri perbedaan yang didasarkan atas kelahiran dan bukan atas jasa; membuka lapangan-lapangan pendidikan bagi semua rakyat; menghapuskan praktik-praktik diskriminasi yang didasarkan atas jenis kelamin, agama, suku bangsa atau kelas sosial; mengatur dan mereorganisasi ekonomi untuk kepentingan seluruh masyarakat; mempertahankan “full employment”; memberikan jaminan sosial yang cukup bagi mereka yang sakit, menganggur dan sudah tua; merencanakan kembali kota-kota kecil dan kotakota besar; membongkar daerah-daerah perkampungan yang padat dan membangun rumah-rumah baru; memberikan pemeliharaan kesehatan bagi setiap orang tanpa melihat isi dompetnya; dan akhirnya, membangun kembali masyarakat atas dasar kerja sama sebagai ganti persaingan, dorongan, dan keuntungan.
Semua tujuan sosialisme demokratis ini mempunyai persamaan dalam satu hal: membuat demokrasi lebih nyata dengan jalan memperluas penggunaan prinsip-prinsip demokrasi dari lapangan politik ke lapangan non-politik pada masyarakat.
Perubahan Amandemen dan Konstitusi
Sejak era reformasi, MPR hasil Pemilu 1999 telah melakukan empat kali amandemen UUD 1945. yaitu amandemen pertama (19 Oktober 1999), amandemen kedua (18 Agustus 2000), amendemen ketiga (9 November 2001), dan amandemen keempat (10 Agustus 2002).
Perubahan pertama sampai keempat UUD 1945 tersebut telah mengubah hampir selurun sistem ketatanegaraan di negara Indonesia (berbeda dengan sistem ketatanegaraan yang dianut oleh UUD 1945), seperti lahirnya lembaga-lembaga baru, yaitu Dewan Perwakilan Daerah, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial. Adapun perubahan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:
Dampak Globalisasi terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara
Proses gobalisasi (penduniaan) yang bergerak berlandaskan pada liberalisme fundamental itu telah memengaruhi seluruh aspek kehidupan di hampir semua lapisan masyarakat dunia, baik pada masyarakat di negara-negara maju maupun berkembang. Proses globalisasi ini mencakup lintas bangsa yang di dukung oleh berkembangnya ideologi kapitalisme yang mampu mengalahkan ideologi komunisme dan sosialisme, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (terutama teknologi informasi dan komunikasi), serta berkembangnya ekonomi liberal yang menghasilkan terciptanya pasar bebas. Pada pembahasan berikut ini, akan dibahas dampak globalisasi dalam bidang ekonomi, sosial budaya dan politik, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Contoh perubahan sosial budaya di indonesia
Posted on 16 November 2010.
Fenomena perubahan sosial budaya yang terjadi sangat tergantung dari kemampuan masyarakat dalam mengarungi perubahan itu termasuk kesiapan dalam melakukan perubahan. Perubahan secara cepat dapat terjadi apabila ada keinginan umum untuk mendorong terjadinya perubahan itu, ada pemimpin, tujuan yang pasti, dan waktu yang tepat untuk melaksanakan perubahan yang cepat tersebut.
Berdasarkan tingkat perubahan yang terjadi, adakalanya perubahan tersebut memiliki pengaruh yang besar dan mendasar, tetapi ada juga yang pengaruhnya tidak begitu besar dan tidak mendasar. Sebagai contoh, perkembangan mode pada fashion bersifat siklis dan pengaruhnya tidak begitu mendasar karena hanya bersifat sementara, jangka waktu perubahan relatif cepat. Contoh perubahan yang amat mendasar dan memerlukan waktu yang panjang adalah perubahan dari masyarakat agraris be masyarakat industri.
Adakalanya perubahan itu memang direncanakan data tahapan-tahapan tertentu. Data sejarah pembangunan Indonesia, kita mengenal adanya tahapan-tahapan data pembangunan (PELITA), sehingga perubahan itu pada suatu saat tertentu akan memperoleh hasil yang diharapkan.
Apa dan bagaimana perubahan sosial budaya dapat terjadi? Kalau kita pikirkan sebenarnya yang selalu abadi dalam perjalanan kehidupan manusia adalah “perubahan” itu sendiri. Namun, secara garis besar, kita dapat membedakan sebab terjadinya perubahan tersebut berasal dari faktor internal dan faktor eksternal.
Perilaku masyarakat akibat perubahan sosial dapat berupa pemberontakan, aksi pastes, demonstrasi, data tindakan kriminal. Berikut beberapa contoh perubahan sosial budaya di indonesia:
Pemberontakan
Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)
Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) terjadi ketika sebagian kecil kelompok masyarakat Ambon yang dipimpin oleh Christian Robert Steven Soumokil, bekas Jaksa Agung Negara Indonesia Titnur (NIT) tidak puas dengan terjadinya proses kembali ke negara kesatuan setelah Konfe-rensi Meja Bandar (KMB). Pemberontakan ini menggunakan unsur KNIL yang merasa tidak pasti tentang status mereka setelah KMB. Pemberontakan ini berlangsung sekitar 4 balms dan berakhir setelah pemimpin mereka, dr. Soumokil, ditangkap. Sebagian dari yang berhasil lolos dari kejaran tentara RI melarikan diri ke Belanda data bergabung dengan mereka yang telah bermigrasi lebih awal serta membentuk RMS di pengasingan. Di sini jelas bahwa pemberontakan yang mereka lakukan karena adanya perubahan sosial-budaya khususnya status mereka anggota KNIL setelah KMB.
b.Pemberontakan Darul Islam (DI/TII) di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Aceh
Pemberontakan ini merupakan gerakan keagamaan yang bertujuan membentuk negara Indonesia berazaskan hukum Islam. Pemberontakan di daerah-daerah tersebut pada umumnya terjadi karena ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat yang tidak memberikan penghargaan yang pastas untuk mereka yang telah berjuang membela dan mempertahankan RI. Bentuk ketidakpuasan itu tentu mempunyai latar belakang yang berbeda. Yang pasti pars pemimpin gerakan merasa tidak puas karena adanya perubahan sosial budaya. Di Aceh misalnya Daud Beureh tidak puas akan kedudukannya yang semula sebagai gubemur Daerah istimewa Aceh menjadi salah satu karesidenan Sumatra utara bukan lagi provinsi. Pemerintah RI setelah kembali menjadi negara kesatuan melakukan penyederhanaan administrasi, sehingga status Daud Beureh tidak lagi menjadi gubernur Aceh melainkan hanya seorang residen.
c. Pemberontakan PRRI/Permesta
Pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) terjadi di Sumatra Barat dan Permesta di Sulawesi Utara. Kedua pemberontakan ini terjadi karena ketidakpuasan terhadap kebijakan ekonomi tersentralisir yang dikeluarkan pemerintah pusat yang semula otonomi. Sebab dalam kenyataannya hasil yang diperoleh dari daerah ke pusat tidak dimanfaatkan untuk mensejahterakan penduduk daerah mereka sendiri. Mereka menuntut kembali adanya desentralisasi ekonomi khususnya di bidang ekspor.
Selasa, 12 April 2011
resep kepiting saus tiram
Bahan:
3 ekor kepiting ukuran sedang yang segar/hidup
2 sdm air jeruk nipis
minyak goreng
Saus:
1 sdm minyak sayur
2 sdm margarin
50 g bawang Bombay, cincang
1 siung bawang putih, cincang
3 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm saus Inggris
1 sdm saus tomat botolan
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
50 ml air
Cara membuat:
# Matikan kepiting, potong dua, bersihkan cangkang dan buang kakinya.
# Perciki air jeruk nipis. Tiriskan.
# Goreng dalam minyak banyak di atas api sedang hingga matang dan kering. Tiriskan.
# Saus: Panaskan minyak dan margarin hingga leleh.
# Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga layu.
# Masukkan semua bumbu dan air, didihkan.
# Masukkan kepiting goreng, aduk rata. Angkat.
# Sajikan panas.
sumber : http://www.resep.web.id/indonesia/kepiting-saus-tiram.htm
3 ekor kepiting ukuran sedang yang segar/hidup
2 sdm air jeruk nipis
minyak goreng
Saus:
1 sdm minyak sayur
2 sdm margarin
50 g bawang Bombay, cincang
1 siung bawang putih, cincang
3 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm saus Inggris
1 sdm saus tomat botolan
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
50 ml air
Cara membuat:
# Matikan kepiting, potong dua, bersihkan cangkang dan buang kakinya.
# Perciki air jeruk nipis. Tiriskan.
# Goreng dalam minyak banyak di atas api sedang hingga matang dan kering. Tiriskan.
# Saus: Panaskan minyak dan margarin hingga leleh.
# Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga layu.
# Masukkan semua bumbu dan air, didihkan.
# Masukkan kepiting goreng, aduk rata. Angkat.
# Sajikan panas.
sumber : http://www.resep.web.id/indonesia/kepiting-saus-tiram.htm
obat insomnia
Anda sering mengalami gangguan sulit tidur atau insomnia? Ada cara alami untuk mengatasi insomnia, yakni dengan memanfaatkan pala, kangkung, dan seledri.
Salah satu kiat agar tubuh senantiasa bugar adalah tidur cukup dan berkualitas. Masalahnya, banyak orang sekarang kurang tidur gara-gara mengalami gangguan tidur atau insomnia.
Faktanya, 30-50 persen penduduk dunia menderita insomnia, dan 10 persen di antaranya masuk kategori insomnia kronis. Meski tubuh sudah cukup lama terbaring di kasur, tak kunjung bisa terlelap.
Penyebab utama insomnia adalah stres. Penderita insomnia biasanya punya daya konsentrasi yang lemah dan mengalami kepenatan dalam tingkat parah. Kecukupan tidur Anda tidak diukur dari lamanya waktu tidur, tetapi lebih pada kualitas tidur. Tidur dikatakan berkualitas jika Anda terbangun di pagi hari dalam keadaan bugar.
Jangan anggap remeh ramuan tradisional, memang sih kelihatan dan terdengar aneh, tapi hal ini sudah terbukti oleh teman saya. Teman saya membuat ramuan tradisional berbahan baku kangkung, pala, dan seledri yang kemudian di jus. Setelah rutin minum jus tiga bahan itu, beberapa hari kemudian ia bisa tidur nyenyak.
Efek Menenangkan
Di Indonesia, sejarah penggunaan pala dan kangkung sebagai herbal untuk mengatasi insomnia, secara turun temurun sudah berlangsung selama ratusan tahun. Literatur paling tua ditulis oleh Mevrouw J. Kloppenburg-Versteegh, seorang wanita Belanda.
Seledri juga sudah lama dipakai di Indonesia maupun di belahan bumi lain sebagai obat untuk mengatasi insomnia. Seledri lebih memiliki efek menenangkan dan menurunkan darah tinggi. Seperti kita tahu, saat stres, tekanan darah seseorang biasanya tidak stabil. Nah, seledri berfungsi untuk menstabilkan (bukan menurunkan) tekanan darah.
Gabungan ketiga bahan itu, yakni kangkung, pala, dan seledri, yang belakangan ini saya ketahui yang awal mulanya diramu oleh Dr. J. Sidhajatra Suwono, sekitar 30-an tahun lalu, terbukti efektif mengatasi masa¬lah sulit tidur dan menstabilkan tekanan darah tinggi.
Kangkung berfungsi sebagai pemicu kantuk. Pala sebenarnya tidak terlalu menyebabkan kantuk seperti kangkung, tetapi membuat enak tidur. Sementara itu, seledri berperan menstabilkan tekanan darah.
Bila Anda bermasalah dengan gangguan tidur (insomnia), cobalah tiga serangkai ini. Dijamin Anda akan bisa tidur nyenyak.
Ada berbagai macam cara mengolahnya :
Direbus atau Dijus
Kangkung dan seledri dapat dikonsumsi sebagai sayuran, sedangkan pala bisa dibuat sirop atau manisan. Ketiga bahan tersebut bisa diramu untuk mengatasi gangguan tidur.
Bagaimana caranya? misalnya masing-masing 1 genggam daun kangkung dan seledri basah serta pala secukupnya. Dalam bentuk kering, kurang lebih beratnya sekitar 3-10 gram.
Rebusan
Cuci bersih dua genggam kangkung yang telah dibersihkan bagian batang bawahnya, dua genggam seledri, dan pala secukupnya. Panaskan tiga gelas air sampai mendidih. Selanjutnya masukkan ketiga bahan tersebut dan tunggu sampai airnya tinggal satu gelas. Bisa ditambahkan satu sendok teh madu bila suka. Minum ramuan ini setelah makan malam atau sebelum tidur.
Jus
Cuci bersih satu genggam kangkung segar yang telah dibersihkan batang bawahnya, satu genggam seledri, dan pala secukupnya. Ketiga bahan tersebut dimasukkan ke dalam blender yang telah diisi satu setengah gelas air.
Setelah dijus, Anda dapat menyaringnya dan menambahkan satu sendok teh madu atau susu secukupnya agar lebih manis. Jika ingin lebih segar, tambahkan es batu. Minum sesudah makan malam atau sesaat sebelum tidur.
sumber : http://gugling.com/obat-tidur-alami-atasi-insomnia.html
Salah satu kiat agar tubuh senantiasa bugar adalah tidur cukup dan berkualitas. Masalahnya, banyak orang sekarang kurang tidur gara-gara mengalami gangguan tidur atau insomnia.
Faktanya, 30-50 persen penduduk dunia menderita insomnia, dan 10 persen di antaranya masuk kategori insomnia kronis. Meski tubuh sudah cukup lama terbaring di kasur, tak kunjung bisa terlelap.
Penyebab utama insomnia adalah stres. Penderita insomnia biasanya punya daya konsentrasi yang lemah dan mengalami kepenatan dalam tingkat parah. Kecukupan tidur Anda tidak diukur dari lamanya waktu tidur, tetapi lebih pada kualitas tidur. Tidur dikatakan berkualitas jika Anda terbangun di pagi hari dalam keadaan bugar.
Jangan anggap remeh ramuan tradisional, memang sih kelihatan dan terdengar aneh, tapi hal ini sudah terbukti oleh teman saya. Teman saya membuat ramuan tradisional berbahan baku kangkung, pala, dan seledri yang kemudian di jus. Setelah rutin minum jus tiga bahan itu, beberapa hari kemudian ia bisa tidur nyenyak.
Efek Menenangkan
Di Indonesia, sejarah penggunaan pala dan kangkung sebagai herbal untuk mengatasi insomnia, secara turun temurun sudah berlangsung selama ratusan tahun. Literatur paling tua ditulis oleh Mevrouw J. Kloppenburg-Versteegh, seorang wanita Belanda.
Seledri juga sudah lama dipakai di Indonesia maupun di belahan bumi lain sebagai obat untuk mengatasi insomnia. Seledri lebih memiliki efek menenangkan dan menurunkan darah tinggi. Seperti kita tahu, saat stres, tekanan darah seseorang biasanya tidak stabil. Nah, seledri berfungsi untuk menstabilkan (bukan menurunkan) tekanan darah.
Gabungan ketiga bahan itu, yakni kangkung, pala, dan seledri, yang belakangan ini saya ketahui yang awal mulanya diramu oleh Dr. J. Sidhajatra Suwono, sekitar 30-an tahun lalu, terbukti efektif mengatasi masa¬lah sulit tidur dan menstabilkan tekanan darah tinggi.
Kangkung berfungsi sebagai pemicu kantuk. Pala sebenarnya tidak terlalu menyebabkan kantuk seperti kangkung, tetapi membuat enak tidur. Sementara itu, seledri berperan menstabilkan tekanan darah.
Bila Anda bermasalah dengan gangguan tidur (insomnia), cobalah tiga serangkai ini. Dijamin Anda akan bisa tidur nyenyak.
Ada berbagai macam cara mengolahnya :
Direbus atau Dijus
Kangkung dan seledri dapat dikonsumsi sebagai sayuran, sedangkan pala bisa dibuat sirop atau manisan. Ketiga bahan tersebut bisa diramu untuk mengatasi gangguan tidur.
Bagaimana caranya? misalnya masing-masing 1 genggam daun kangkung dan seledri basah serta pala secukupnya. Dalam bentuk kering, kurang lebih beratnya sekitar 3-10 gram.
Rebusan
Cuci bersih dua genggam kangkung yang telah dibersihkan bagian batang bawahnya, dua genggam seledri, dan pala secukupnya. Panaskan tiga gelas air sampai mendidih. Selanjutnya masukkan ketiga bahan tersebut dan tunggu sampai airnya tinggal satu gelas. Bisa ditambahkan satu sendok teh madu bila suka. Minum ramuan ini setelah makan malam atau sebelum tidur.
Jus
Cuci bersih satu genggam kangkung segar yang telah dibersihkan batang bawahnya, satu genggam seledri, dan pala secukupnya. Ketiga bahan tersebut dimasukkan ke dalam blender yang telah diisi satu setengah gelas air.
Setelah dijus, Anda dapat menyaringnya dan menambahkan satu sendok teh madu atau susu secukupnya agar lebih manis. Jika ingin lebih segar, tambahkan es batu. Minum sesudah makan malam atau sesaat sebelum tidur.
sumber : http://gugling.com/obat-tidur-alami-atasi-insomnia.html
sistem operasi android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
sumber : Wikipedia
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
sumber : Wikipedia
Selasa, 29 Maret 2011
tips memperindah rambut
Punya rambut yang bagus dan indah merupakan dambaan setiap wanita karena rambut merupakan salah satu mahkota mereka. Untuk Anda yang merasa rambutnya kusam, atau lepek dan yang masalah lainnya. Berikut cara untuk memperindah rambut Anda:
Perlu Anda ketahui bahwa rambut yang keringpun akan kemas dan berkilau bagai sutra, jika Anda rajin keramas dengan ramuan yang akan kita buat ini.
Caranya :
Kalau kita sewaktu memakai shampo kemudian campurkan kuning telur dan minyak sayur. Aduklah hingga tercampur, setelah itu gunakan pada rambut Anda, setelah itu dicuci, lalau dibilai lagi dengan mempergunakan air hangat yang sudah diberi perasan air jeruk nipis. Akan terlihat saat itu juga perubahan pada rambut Anda. Silahkan buktikan dengan mencoba resep ini!
Selamat mencoba...
sumber :http://resepobtkuno.blogspot.com/2008/09/cara-memperindah-rambut.html
Perlu Anda ketahui bahwa rambut yang keringpun akan kemas dan berkilau bagai sutra, jika Anda rajin keramas dengan ramuan yang akan kita buat ini.
Caranya :
Kalau kita sewaktu memakai shampo kemudian campurkan kuning telur dan minyak sayur. Aduklah hingga tercampur, setelah itu gunakan pada rambut Anda, setelah itu dicuci, lalau dibilai lagi dengan mempergunakan air hangat yang sudah diberi perasan air jeruk nipis. Akan terlihat saat itu juga perubahan pada rambut Anda. Silahkan buktikan dengan mencoba resep ini!
Selamat mencoba...
sumber :http://resepobtkuno.blogspot.com/2008/09/cara-memperindah-rambut.html
rahasia awet muda :)
Ingin selalu terlihat muda adalah dambaan setiap wanita. Namun, untuk menjaga keremajaan kulit dan tubuh, seringkali banyak wanita menghalalkan segala cara, termasuk tergoda mencicipi berbagai macam produk kosmetik yang terkadang malah berakibat buruk.
Padahal resikonya sudah sangat jelas jika salah memilih produk, justru malah bisa membuat kulit terlihat lebih tua dan cepat keriput. Pepatah mahal selalu bagus tentu tak berlaku dalam hal kosmetik. Bila ingin terlihat muda dan segar setiap hari, coba 10 tips tampil awet muda berikut:
1. Gunakan pelembab
Untuk menjaga kulit tetap segar dan lembab, gunakan pelembab kulit di wajah dan tubuh. Pilih pelembab yang cocok untuk Anda, dan oleskan dua kali sehari secara rutin, pagi dan sore hari setelah mandi.
2. Coba pemutihan gigi alami
Seiring waktu, warna gigi bisa menguning akibat konsumsi kopi, teh atau wine. Kondisi ini membuat Anda terlihat lebih tua. Anda dapat memutihkan gigi dengan cepat dengan produk alami. Gunakan stroberi yang dicampur dengan soda kue dipercaya mampu memutihkan gigi dalam sekejap. Atau, menggosok gigi secara rutin, juga bisa menghilangkan noda pada gigi.
3. Biasakan tersenyum
Perilaku sederhana ini bisa membuat wajah Anda lebih segar dan cerah. Tersenyum juga membuat Anda merasa muda.
4. Tidur yang cukup
Kurang tidur bisa menyebabkan mata terlihat bengkak, kulit pucat dan kusam dan kulit wajah terlihat mengendur. Untuk itu lakukan tidur yang cukup 7-8 jam setiap malamnya agar penampilan Anda terlihat lebih segar.
5. Gunakan kosmetik yang tepat
Kulit kering bisa memperlihatkan usia lebih tua. Jangan menggunakan kosmetik dengan serbuk tabur jika kulit Anda termasuk jenis kulit kering. Karena, serbuk tabur cenderung membuat garis-garis halus dan kerutan terlihat lebih nyata. Lebih baik, gunakan produk cream, agar guratan halus tersamarkan.
6. Gunakan selalu tabir surya
Gunakan selalu tabir surya untuk melindungi kulit Anda. Khsus untuk wajah, hanya gunakan di daerah T (dahi, hidung, dan area dagu), jika Anda memiliki kulit berminyak.
7. Hindari maskara yang terlalu tebal
Usap Mascara dengan tisu sebelum menerapkannya ke bulu mata agar tampak lebih alami. Dan, gunakan pelentik bulu mata sebelum menggunakan maskara.
8. Bibir yang lembab
Gunakan lipstik yang memiliki pelembab, hindari lipstik matte, karena bisa membuat bibir terlihat kering, dan menimbulkan garis di bibir. Jika Anda tidak ingin mengenakan lipstik berwarna, coba lip balm atau lip gloss. Nuansa sedikit gelap dari warna alami bibir akan mencerahkan kulit Anda.
9. Perbanyak minum air putih
Minum 6-8 gelas sehari adalah jumlah yang disarankan, dan akan menjaga kulit terhindar dari dehidrasi.
10. Berdiri Tegak
Berdirilah tegak dan percaya diri. Tidak hanya akan membuat Anda terlihat lima tahun lebih muda, itu akan membuat Anda terlihat lebih kurus 4 kg dalam hitungan detik.
Sumber: Modernmom.com
Padahal resikonya sudah sangat jelas jika salah memilih produk, justru malah bisa membuat kulit terlihat lebih tua dan cepat keriput. Pepatah mahal selalu bagus tentu tak berlaku dalam hal kosmetik. Bila ingin terlihat muda dan segar setiap hari, coba 10 tips tampil awet muda berikut:
1. Gunakan pelembab
Untuk menjaga kulit tetap segar dan lembab, gunakan pelembab kulit di wajah dan tubuh. Pilih pelembab yang cocok untuk Anda, dan oleskan dua kali sehari secara rutin, pagi dan sore hari setelah mandi.
2. Coba pemutihan gigi alami
Seiring waktu, warna gigi bisa menguning akibat konsumsi kopi, teh atau wine. Kondisi ini membuat Anda terlihat lebih tua. Anda dapat memutihkan gigi dengan cepat dengan produk alami. Gunakan stroberi yang dicampur dengan soda kue dipercaya mampu memutihkan gigi dalam sekejap. Atau, menggosok gigi secara rutin, juga bisa menghilangkan noda pada gigi.
3. Biasakan tersenyum
Perilaku sederhana ini bisa membuat wajah Anda lebih segar dan cerah. Tersenyum juga membuat Anda merasa muda.
4. Tidur yang cukup
Kurang tidur bisa menyebabkan mata terlihat bengkak, kulit pucat dan kusam dan kulit wajah terlihat mengendur. Untuk itu lakukan tidur yang cukup 7-8 jam setiap malamnya agar penampilan Anda terlihat lebih segar.
5. Gunakan kosmetik yang tepat
Kulit kering bisa memperlihatkan usia lebih tua. Jangan menggunakan kosmetik dengan serbuk tabur jika kulit Anda termasuk jenis kulit kering. Karena, serbuk tabur cenderung membuat garis-garis halus dan kerutan terlihat lebih nyata. Lebih baik, gunakan produk cream, agar guratan halus tersamarkan.
6. Gunakan selalu tabir surya
Gunakan selalu tabir surya untuk melindungi kulit Anda. Khsus untuk wajah, hanya gunakan di daerah T (dahi, hidung, dan area dagu), jika Anda memiliki kulit berminyak.
7. Hindari maskara yang terlalu tebal
Usap Mascara dengan tisu sebelum menerapkannya ke bulu mata agar tampak lebih alami. Dan, gunakan pelentik bulu mata sebelum menggunakan maskara.
8. Bibir yang lembab
Gunakan lipstik yang memiliki pelembab, hindari lipstik matte, karena bisa membuat bibir terlihat kering, dan menimbulkan garis di bibir. Jika Anda tidak ingin mengenakan lipstik berwarna, coba lip balm atau lip gloss. Nuansa sedikit gelap dari warna alami bibir akan mencerahkan kulit Anda.
9. Perbanyak minum air putih
Minum 6-8 gelas sehari adalah jumlah yang disarankan, dan akan menjaga kulit terhindar dari dehidrasi.
10. Berdiri Tegak
Berdirilah tegak dan percaya diri. Tidak hanya akan membuat Anda terlihat lima tahun lebih muda, itu akan membuat Anda terlihat lebih kurus 4 kg dalam hitungan detik.
Sumber: Modernmom.com
masalah pendidikan
Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini dibuktikan bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun. Kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Indonesia memiliki daya saing yang rendah Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia.
Yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan didalam mutu pendidikan. Baik pendidikan formal maupun informal. Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di negara-negara lain. Setelah kita amati, nampak jelas bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu:
(1). Rendahnya sarana fisik,
(2). Rendahnya kualitas guru,
(3). Rendahnya kesejahteraan guru,
(4). Rendahnya prestasi siswa,
(5). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,
(6). Mahalnya biaya pendidikan.
* Rendahnya Kualitas Sarana Fisik
Untuk sarana fisik misalnya, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak, kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah, buku perpustakaan tidak lengkap. Sementara laboratorium tidak standar, pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri, tidak memiliki perpustakaan, tidak memiliki laboratorium dan sebagainya.
* Rendahnya Kualitas Guru
Keadaan guru di Indonesia juga amat memprihatinkan. Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasny. Bukan itu saja, sebagian guru di Indonesia bahkan dinyatakan tidak layak mengajar. Kelayakan mengajar itu jelas berhubungan dengan tingkat pendidikan guru itu sendiri. Data Balitbang Depdiknas (1998) menunjukkan dari sekitar 1,2 juta guru SD/MI hanya 13,8% yang berpendidikan diploma D2-Kependidikan ke atas. Selain itu, dari sekitar 680.000 guru SLTP/MTs baru 38,8% yang berpendidikan diploma D3-Kependidikan ke atas. Di tingkat sekolah menengah, dari 337.503 guru, baru 57,8% yang memiliki pendidikan S1 ke atas. Di tingkat pendidikan tinggi, dari 181.544 dosen, baru 18,86% yang berpendidikan S2 ke atas (3,48% berpendidikan S3). Walaupun guru dan pengajar bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan tetapi, pengajaran merupakan titik sentral pendidikan dan kualifikasi, sebagai cermin kualitas, tenaga pengajar memberikan andil sangat besar pada kualitas pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya.* Rendahnya Kesejahteraan Guru
Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. idealnya seorang guru menerima gaji bulanan serbesar Rp 3 juta rupiah. Sekarang, pendapatan rata-rata guru PNS per bulan sebesar Rp 1,5 juta. guru bantu Rp, 460 ribu, dan guru honorer di sekolah swasta rata-rata Rp 10 ribu per jam. Dengan pendapatan seperti itu, terang saja, banyak guru terpaksa melakukan pekerjaan sampingan. Ada yang mengajar lagi di sekolah lain, memberi les pada sore hari, menjadi tukang ojek, pedagang mie rebus, pedagang buku/LKS, pedagang pulsa ponsel.
* Rendahnya Prestasi Siswa
Dengan keadaan yang demikian itu (rendahnya sarana fisik, kualitas guru, dan kesejahteraan guru) pencapaian prestasi siswa pun menjadi tidak memuaskan. Sebagai misal pencapaian prestasi fisika dan matematika siswa Indonesia di dunia internasional sangat rendah.Anak-anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30% dari materi bacaan dan ternyata mereka sulit sekali menjawab soal-soal berbentuk uraian yang memerlukan penalaran. Hal ini mungkin karena mereka sangat terbiasa menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda.
* Kurangnya Pemerataan Kesempatan Pendidikan
Sementara itu layanan pendidikan usia dini masih sangat terbatas. Kegagalan pembinaan dalam usia dini nantinya tentu akan menghambat pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu diperlukan kebijakan dan strategi pemerataan pendidikan yang tepat untuk mengatasi masalah ketidakmerataan tersebut.
* Mahalnya Biaya Pendidikan
Pendidikan bermutu itu mahal. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Orang miskin tidak boleh sekolah. Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah, atau tepatnya, tidak harus murah atau gratis. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya? Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Akan tetapi, kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk ‘cuci tangan’.
sumber :http://ganis.student.umm.ac.id/2010/01/26/mahalnya-biaya-sekulah-di-masa-sekarang/
Yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan didalam mutu pendidikan. Baik pendidikan formal maupun informal. Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di negara-negara lain. Setelah kita amati, nampak jelas bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu:
(1). Rendahnya sarana fisik,
(2). Rendahnya kualitas guru,
(3). Rendahnya kesejahteraan guru,
(4). Rendahnya prestasi siswa,
(5). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,
(6). Mahalnya biaya pendidikan.
* Rendahnya Kualitas Sarana Fisik
Untuk sarana fisik misalnya, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak, kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah, buku perpustakaan tidak lengkap. Sementara laboratorium tidak standar, pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri, tidak memiliki perpustakaan, tidak memiliki laboratorium dan sebagainya.
* Rendahnya Kualitas Guru
Keadaan guru di Indonesia juga amat memprihatinkan. Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasny. Bukan itu saja, sebagian guru di Indonesia bahkan dinyatakan tidak layak mengajar. Kelayakan mengajar itu jelas berhubungan dengan tingkat pendidikan guru itu sendiri. Data Balitbang Depdiknas (1998) menunjukkan dari sekitar 1,2 juta guru SD/MI hanya 13,8% yang berpendidikan diploma D2-Kependidikan ke atas. Selain itu, dari sekitar 680.000 guru SLTP/MTs baru 38,8% yang berpendidikan diploma D3-Kependidikan ke atas. Di tingkat sekolah menengah, dari 337.503 guru, baru 57,8% yang memiliki pendidikan S1 ke atas. Di tingkat pendidikan tinggi, dari 181.544 dosen, baru 18,86% yang berpendidikan S2 ke atas (3,48% berpendidikan S3). Walaupun guru dan pengajar bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan tetapi, pengajaran merupakan titik sentral pendidikan dan kualifikasi, sebagai cermin kualitas, tenaga pengajar memberikan andil sangat besar pada kualitas pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya.* Rendahnya Kesejahteraan Guru
Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. idealnya seorang guru menerima gaji bulanan serbesar Rp 3 juta rupiah. Sekarang, pendapatan rata-rata guru PNS per bulan sebesar Rp 1,5 juta. guru bantu Rp, 460 ribu, dan guru honorer di sekolah swasta rata-rata Rp 10 ribu per jam. Dengan pendapatan seperti itu, terang saja, banyak guru terpaksa melakukan pekerjaan sampingan. Ada yang mengajar lagi di sekolah lain, memberi les pada sore hari, menjadi tukang ojek, pedagang mie rebus, pedagang buku/LKS, pedagang pulsa ponsel.
* Rendahnya Prestasi Siswa
Dengan keadaan yang demikian itu (rendahnya sarana fisik, kualitas guru, dan kesejahteraan guru) pencapaian prestasi siswa pun menjadi tidak memuaskan. Sebagai misal pencapaian prestasi fisika dan matematika siswa Indonesia di dunia internasional sangat rendah.Anak-anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30% dari materi bacaan dan ternyata mereka sulit sekali menjawab soal-soal berbentuk uraian yang memerlukan penalaran. Hal ini mungkin karena mereka sangat terbiasa menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda.
* Kurangnya Pemerataan Kesempatan Pendidikan
Sementara itu layanan pendidikan usia dini masih sangat terbatas. Kegagalan pembinaan dalam usia dini nantinya tentu akan menghambat pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu diperlukan kebijakan dan strategi pemerataan pendidikan yang tepat untuk mengatasi masalah ketidakmerataan tersebut.
* Mahalnya Biaya Pendidikan
Pendidikan bermutu itu mahal. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Orang miskin tidak boleh sekolah. Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah, atau tepatnya, tidak harus murah atau gratis. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya? Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Akan tetapi, kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk ‘cuci tangan’.
sumber :http://ganis.student.umm.ac.id/2010/01/26/mahalnya-biaya-sekulah-di-masa-sekarang/
Langganan:
Postingan (Atom)